Treasure Lepas Besar-besaran Saham BUMI, Kepemilikannya Turun Jadi 3%

Bumi Resources
Ilustrasi salah satu aktivitas tambang yang dijalankan oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Penulis: Karunia Putri
Editor: Ahmad Islamy
21/1/2026, 17.23 WIB

Porsi kepemilikan Treasure Global Investments Limited turun signifikan di saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Treasure tercatat menjual besar-besaran saham emiten patungan Grup Bakrie-Salim tersebut sehingga kepemilikannya sudah turun menjadi 3,18%. 

Berdasarkan laporan kepemilikan saham BUMI, Treasure tercatat menjual sebanyak 18,19 miliar saham BUMI di harga Rp 380 per saham. Dengan harga tersebut, Treasure langsung mengantongi dana segar sebesar Rp 6,91 triliun. Transaksi tersebut terjadi pada Senin (19/1) lalu.

Setelah divestasi tersebut, porsi kepemilikan Treasure di BUMI berkurang signifikan dari 30 miliar saham menjadi 11,80 miliar saham. Dengan begitu, porsi kepemilikan sahamnya juga otomatis turun dari 8,08% menjadi 3,18% saham. Alhasil, Treasury bukan lagi menjadi investor mayoritas di saham BUMI.

Dengan aksi pelepasan besar-besaran saham BUMI oleh Treasure tersebut, BUMI telah mengalami penurunan signifikan oleh investor kakapnya. Sebelumnya, investor besar asal Cina, Chengdong Investment Corporation, juga mengurangi kepemilikan sahamnya di BUMI sampai porsinya berada di bawah 5%.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang dirilis pada Selasa (13/1), sejak 23 Desember lalu, tercatat sudah 17 kali Chengdong melakukan divestasi di BUMI. Aksi itu berlangsung secara bertahap, di saat saham emiten batu bara itu mengalami reli berjilid-jilid hingga menyentuh harga tertinggi sepanjang masa Rp 464 per unit pada 5 Januari.

Pada 2026, Chengdong melakukan divestasi sebanyak tiga kali pada 2 Januari. Total saham yang dilepas mencapai 600 juta saham dengan harga penjualan berkisar Rp 393 hingga Rp 409 per unit.

Pada 5-7 Januari, perusahaan investasi China itu tercatat lima kali menjual sahamnya dengan total volume lebih dari 1,2 miliar di harga Rp 461. Selain itu, ada 161,3 juta saham lain yang dilepas di harga Rp 460 pada 7 Januari saja.

Terakhir, Chengdong menjual 50,8 juta sahamnya lagi di harga Rp 453 pada 8 Januari lalu. Dengan begitu, Chengdong telah melepas total 3,7 miliar saham BUMI sepanjang 23 Desember 2025 hingga 8 Januari lalu.

Setelah aksi jual besar-besaran ini, saham BUMI yang dimiliki Chengdong menyusut dari 5,99% menjadi 4,99%. Saham BUMI melonjak lebih dari 200% sepanjang 2025.

Ada Transaksi Crossing di Saham BUMI

Sementara itu, data dari Stockbit mencatat adanya transaksi crossing di saham BUMI. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp 362,4 miliar dengan saham yang dilego sebanyak 8,8 miliar saham. 

Harga nego saham BUMI tercatat terjadi di level 411 per saham. Adapun pada perdagangan hari ini, saham BUMI ditutup anjlok 6,76% atau 28 poin di level 386.

Crossing saham adalah transaksi antara dua pihak atau investor yang menggunakan broker atau sekuritas yang sama. Transaksi jenis ini tidak terjadi di pasar reguler, melainkan di pasar negosiasi.

Transaksi bernilai jumbo itu berlangsung di tengah aksi Treasure yang mengurangi kepemilikan sahamnya di BUMI.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri