MSCI Turunkan INDF ke Kelas Small Cap, ACES dan CLEO Didepak dari Indeks

ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Seorang pengunjung memotret layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/6/2019).
Penulis: Karunia Putri
11/2/2026, 06.00 WIB

Lembaga pemeringkat indeks MSCI Inc menurunkan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dari daftar MSCI Global Standard Indexes ke MSCI Small Cap Indexes. Sementara itu, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) dikeluarkan dari daftar penghuni MSCI Small Cap Indexes.

“Seluruh perubahan akan berlaku setelah penutupan perdagangan pada 27 Februari dengan tanggal efektif pada 2 Maret,” tulis MSCI dalam pengumuman pada Senin (10/2).

MSCI akan melakukan tinjauan selanjutnya pada periode Mei, dengan pengumuman yang akan disampaikan pada 12 Mei dan tanggal efektif penetapan indeks pada 1 Juni. 

Pengelola indeks global itu sebelumnya mengumumkan hasil penilaian terkait perubahan metodologi perhitungan porsi saham publik atau free float di pasar saham Indonesia pada pekan lalu (28/1). MSCI memutuskan untuk membekukan sementara sejumlah perubahan indeks yang melibatkan saham-saham di Tanah Air, menyusul kekhawatiran investor global terhadap transparansi data kepemilikan saham serta aspek kelayakan investasi (investability) pasar.

Lewat pengumuman itu, MSCI menyatakan telah menyelesaikan proses konsultasi terkait penilaian free float saham Indonesia. Mereka menyebut kebanyakan investor global menyampaikan kekhawatiran terhadap penggunaan Laporan Komposisi Kepemilikan Bulanan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk melihat free float di saham Indonesia, meski beberapa investor mendukung penggunaan KSEI.

Investor menyoroti masalah fundamental terkait kelayakan investasi lantaran kurangnya transparansi dalam struktur kepemilikan saham dan kekhawatiran tentang kemungkinan perilaku perdagangan terkoordinasi yang merusak pembentukan harga yang tepat. Kendati demikian, investor mengakui bahwa terdapat beberapa peningkatan kecil pada data saham beredar Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Menyikapi kekhawatiran investor terhadap perubahan metodologi penghitungan free float di Indonesia, MSCI menyatakan akan menerapkan pembekuan sementara terhadap sejumlah perubahan indeks di BEI yang timbul dari tinjauan indeks berkala, termasuk tinjauan indeks untuk periode Februari.

Kebijakan itu akan diberlakukan efektif segera, dengan cara MSCI membekukan seluruh peningkatan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS). Selain itu, MSCI tidak akan menerapkan penambahan saham Indonesia ke dalam indeks MSCI Investable Market Indexes (IMI) maupun migrasi naik antar segmen indeks ukuran, termasuk perpindahan dari Small Cap ke Standard Index.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri