Kabar Perang Iran Segera Berakhir Angkat Wall Street, Nasdaq Naik 3,83%
Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan Selasa (31/3) waktu setempat. Kenaikan terjadi setelah muncul laporan terbaru yang memberikan harapan kepada investor bahwa perang Iran kemungkinan segera berakhir.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1.125,37 poin atau 2,49% ke level 46.341,51. Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 2,91% ke 6.528,52 dan Nasdaq Composite melesat 3,83% menjadi 21.590,63.
Sentimen positif tersebut datang dari laporan yang belum terkonfirmasi bahwa Presiden Iran Masoud Pezeshkian terbuka untuk mengakhiri perang dengan sejumlah jaminan.
Sebelumnya, Pezeshkian juga telah menyampaikan pernyataan serupa melalui unggahan di platform X pada awal bulan ini. Ia menyebut bahwa satu-satunya cara mengakhiri konflik adalah dengan pengakuan atas hak sah Iran, pembayaran reparasi serta jaminan internasional yang kuat untuk mencegah agresi di masa depan.
Presiden The Wealth Alliance Eric Diton mengatakan setiap sinyal menuju berakhirnya perang disambut positif oleh pasar. “Setiap langkah menuju berakhirnya perang secara keseluruhan disambut positif oleh pasar saham, sehingga terjadi relief rally. Namun, kita belum sepenuhnya keluar dari situasi sulit,” ujarnya dikutip dari CNBC, Rabu (1/4).
Menurut Diton, ketidakpastian masih membayangi pasar, terutama jika persoalan harga minyak belum terselesaikan. Ia menilai kondisi tersebut masih berpotensi menekan pergerakan pasar ke depan.
Laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan Presiden AS Donald Trump menyatakan kepada para penasihatnya bahwa ia bersedia mengakhiri konflik militer di Timur Tengah, meskipun Selat Hormuz masih sebagian besar tertutup.
Sementara itu, The New York Post melaporkan Trump meyakini perang Iran kemungkinan segera berakhir, dengan negara lain akan mengambil peran dalam membuka kembali jalur strategis tersebut.
Di sisi sektoral, saham teknologi yang sebelumnya tertekan sejak konflik berlangsung, mencatatkan penguatan signifikan. Technology Select Sector SPDR Fund (XLK) naik lebih dari 4%. Saham Nvidia melonjak 5,6% dan Microsoft menguat 3,1%.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah Brent tetap tinggi setelah Bloomberg melaporkan Iran menyerang kapal tanker minyak milik Kuwait di perairan Dubai. Kantor media pemerintah Dubai menyatakan tidak ada korban luka dan seluruh 24 awak kapal dalam kondisi aman.
Kontrak berjangka Brent ditutup naik 4,94% ke US$118,35 per barel, menjadi level tertinggi sejak 16 Juni 2022. Sebaliknya, kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 1,46% ke US$ 101,38 per barel.
Sepanjang Maret, S&P 500 turun 5,1% dan menjadi kinerja bulanan terburuk sejak 2022. Dow turun 5,4%, sekaligus mengakhiri tren kenaikan selama 10 bulan berturut-turut, sedangkan Nasdaq terkoreksi 4,8%.