Gebrakan Emiten Prajogo (TPIA) Naikkan Free Float 2 Kali Lipat Jadi 25,7%
Raksasa petrokimia milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), meningkatkan porsi free float mereka dari 10,67% menjadi 25,7%. Dengan kata lain, kenaikan porsi saham beredar di emiten tersebut melonjak menjadi lebih dari dua kali lipat dari sebelumnya.
Hal itu terjadi seusai SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC) mendivestasi saham TPIA hingga 13,59% atau sebanyak 11,82 miliar saham yang diharapkan dapat meningkatkan free float TPIA. Setelah transaksi tersebut, SCGC tetap menjadi pemegang saham strategis jangka panjang TPIA dengan kepemilikan sekitar 15,71%.
Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra mengatakan, SCGC merupakan mitra strategis sekaligus pemegang saham jangka panjang yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan perusahaan.
Menurutnya, transaksi tersebut menjadi bagian dari strategi alokasi modal SCGC dan tidak memengaruhi arah strategis, tata kelola perusahaan, maupun komitmen Chandra Asri Group untuk terus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Kami tetap fokus menjalankan agenda transformasi dan rejuvenasi perusahaan seiring penguatan portfolio bisnis energi, kimia dan infrastruktur yang kami miliki di Asia Tenggara,” ucap Erwin dalam keterangannya, Senin (8/6).
Perseroan menegaskan transaksi tersebut tidak mengubah pengendalian, struktur tata kelola, manajemen, maupun kegiatan operasional perusahaan. Setelah transaksi berlangsung, tiga pemegang saham strategis utama Chandra Asri Group. Di antaranya PT Barito Pacific Tbk, SCG Chemicals Public Company Limited, dan Thaioil Public Company Limited, secara kolektif masih menguasai sekitar 74,3% saham Perseroan.
Kondisi ini mencerminkan dukungan dan keyakinan para pemegang saham utama terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang Chandra Asri Group. Perseroan juga menyatakan akan terus mengejar peluang pertumbuhan strategis melalui portofolio bisnis terintegrasi dengan mengedepankan keunggulan operasional, disiplin pengelolaan modal, dan tata kelola perusahaan yang baik.