Raksasa petrokimia milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), meningkatkan porsi free float mereka dari 10,67% menjadi 25,7%.
Konglomerat pemilik grup petrokimia dan energi Prajogo Pangestu kembali menduduki posisi sebagai orang terkaya nomor satu di Indonesia. Kedudukan itu kembali didapatkan Prajogo setelah sahamnya naik.
Saham-saham Prajogo Pangestu yang selama ini perkasa di pasar modal, keok dalam beberapa bulan terakhir. Yang paling tertekan adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), yang merosot 72,57% ytd.
Saham-saham milik Prajogo Pangestu menggeliat pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (29/5). Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) bahkan tembus ARA.
Merosotnya nilai harta kekayaan konglomerat Prajogo Pangestu saat ini tak lepas dari merosotnya kinerja saham-sahamnya yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Konglomerat Tanah Air, Prajogo Pangestu, kini tak lagi bertengger menjadi orang terkaya nomor I RI versi Forbes. BerdasarkanForbes Real Time Billionaires per Kamis (21/5) harta Prajogo turun 16,9%
Sejumlah saham milik konglomerat Prajogo Pangestu terancam turun pada perdagangan Rabu (13/5). Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-82, tiga saham miliknya itu didepak dari indeks bergengsi MSCI.
Hanya dua dari enam emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu yang telah memenuhi ketentuan porsi saham publik atau free float sesuai aturan terbaru Bursa Efek Indonesia.
Emiten bidang usaha real estat,kawasan industri, pengelolaan gedung dan perhotelan, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) dikelilingi para taipan seperti Grup Djarum, Prajogo Pangestu hingga ADRO
Petrosea, anak usaha Prajogo Pangestu, memperluas bisnis dengan investasi senilai A$ 23,75 juta ke sektor tambang emas melalui perusahaan Tolu Minerals di Papua Nugini.
Pengusaha nasional Prajogo Pangestu dilaporkan kembali melepas sejumlah saham miliknya di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada pertengahan April ini. Jumlahnya lebih dari 57 juta saham.
Perkawinan dua konglomerat antara Prajogo Pangestu dan emiten afiliasi Hapsoro Sukmonohadi alias Happy Hapsoro PT Singaraja Putra Tbk (SINI) mewarnai kuartal kedua 2026 ini. Prajogo Pangestu melalui P
Konglomerat Prajogo Pangestu tercatat melakukan aksi penjualan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dalam beberapa hari perdagangan pada April ini.
Harga saham sejumlah emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu melaju kencang sepanjang sepekan terakhir. Beberapa bahkan melonjak puluhan persen setelah sempat tertekan tajam pada Februari lalu.
Entitas bisnis milik konglomerat nomor wahid di Indonesia yaitu Prajogo Pangestu melaporkan kinerja keuangan tahun 2025. Secara keseluruhan, emiten di gurita bisnis Prajogo mencatat kinerja cemerlang.