BEI Turunkan Bobot Saham BBCA – BBRI ke IHSG, Bagaimana Nasib BBNI - BMRI?
Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi minor terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berlaku pada periode 1 Juli hingga 30 September 2026. Dalam penyesuaian tersebut, bobot sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).
Berdasarkan pengumuman BEI tertanggal 24 Juni 2026, bobot PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dalam IHSG turun menjadi 9% setelah evaluasi, dari sebelumnya 9,53%. Penyesuaian tersebut juga tercermin pada jumlah saham untuk perhitungan indeks yang turun menjadi 38,39 miliar lembar dari sebelumnya 41,78 miliar lembar, dengan rasio free float sebesar 42,46%.
Sementara itu, bobot BBRI juga turun menjadi 6,86% dari sebelumnya 7,36%. Jumlah saham untuk perhitungan indeks BBRI juga berkurang menjadi 63,49 miliar lembar dari 69,95 miliar lembar sebelum evaluasi. Kini rasio free float BBRI sebanyak 42,32%.
“Jumlah saham untuk perhitungan indeks akan disesuaikan pada tanggal efektif apabila terjadi aksi korporasi seperti stock split, reverse stock, right issue, saham bonus dan atau dividen saham yang terjadi pada saat sebelum tanggal efektif,” tulis BEI dalam pengumumannya, Kamis (24/6).
| No. | Kode | Rasio Free Float | Jumlah Saham untuk Indeks (lembar) | Bobot pada Indeks | ||||
| Pra Evaluasi | Pasca Evaluasi *(9% Cap) | KeteranganTetap/Naik/Turun/Baru | Pra Evaluasi | Pasca Evaluasi | KeteranganTetap/Naik/Turun/Baru | |||
| 1 | BBCA | 42,46% | 41.788.300.442 | 38.391.910.182 | Turun | 9,53% | 9,00% | Turun |
| 2 | BBNI | 38,85% | 14.444.801.724 | 14.345.106.007 | Turun | 1,85% | 1,89% | Naik |
| 3 | BBRI | 42,32% | 69.950.238.482 | 63.498.371.784 | Turun | 7,36% | 6,86% | Turun |
| 4 | BMRI | 38,44% | 34.899.479.998 | 35.518.559.998 | Naik | 5,40% | 5,64% | Naik |
Sumber: Lampiran 4 Pengumuman BEI No. Peng-00099/BEI.POP/06-2026 tanggal 24 Juni 2026
Bagaimana Nasib Saham BBNI-BMRI?
Berbeda dengan BBCA dan BBRI, bobot saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dalam IHSG justru meningkat setelah evaluasi.
Bobot saham BBNI di IHSG naik menjadi 1,89% dari sebelumnya 1,85%. Saat ini BBNI memiliki rasio free float sebesar 38,85%, dengan jumlah saham yang digunakan dalam perhitungan indeks mencapai 14,34 miliar lembar.
Adapun bobot BMRI juga naik menjadi 5,64% dibandingkan sebelumnya 5,40%. Sejalan dengan itu, jumlah saham yang digunakan untuk perhitungan indeks BMRI bertambah menjadi 35,51 miliar lembar dari 34,89 miliar lembar, dengan rasio free float 38,44%.