Lembaga pemeringkat kredit internasional, Fitch Ratings, memberikan outlook negatif terhadap perbankan raksasa RI di antaranya BNI, BCA, Mandiri dan BRI.
Emiten perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memberikan sinyal akan membagikan dividen final dengan yield sekitar 8,1%. Bagaimana peluangnya?
Saham perbankan pelat merah dibuka merosot pada perdagangan saham hari ini, Rabu (25/3) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok paling dalam hingga 8,66% ke Rp 4.010.
Emiten perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp 1,17 triliun. Apa rencananya?
Aksi jual bersih (net sell) investor asing masih berlanjut di pasar saham domestik pada pekan 9–13 Maret 2026. Berdasarkan data statistik mingguan BEI investor asing mencatat net sell Rp 1,57 triliun,
Di luar perfroma keuangan yang melambat, tantangan besar bagi bank-bank Himbara kini juga bergeser pada sejauh mana efektivitas mereka dalam mendukung program ambisius pemerintah.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling banyak diborong investor asing mencapai Rp 615,67 miliar, sedangkan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) banyak dilepas.
Sejumlah perbankan raksasa RI terpantau diborong asing pada perdagangan hari ini, Jumat (20/2). Perbankan pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terpantau paling banyak diborong asing.
Dua bank besar milik negara, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2).
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 7% hingga 9% untuk tahun buku 2026, meskipun Otoritas Jasa keuangan (OJK) meminta agar bank merevisi angka tersebut.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bumi Resources Indonesia Tbk (BUMI) paling banyak diborong investor asing saat IHSG jeblok di bawah 8.000 pada Jumat (6/2).