IHSG Merosot ke 5.837, Indeks Bergengsi LQ45 Terkoreksi hingga 2,02%
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup merosot 1,89% ke level 5.873 pada perdagangan saham hari ini, Rabu (8/7). Sebanyak 191 saham menguat, 482 saham terkoreksi, dan 116 saham lainnya stagnan.
Indeks bergengsi LQ45 terpantau lesu dengan penurunan hingga 2,02%. Dari daftar saham yang menghuni indeks tersebut, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 6,58% ke Rp 1.420. Sementara PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) terkoreksi 6,27% ke Rp 478, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 5,90% ke Rp 3.350.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 10,54 triliun dengan volume 22,69 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,97 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hingga sore ini sebesar Rp 10.229 triliun.
Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, sepuluh sektor terpantau bertengger di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni bahan baku yang turun 4,35%. Salah satu saham di sektor tersebut yang terperosok yaitu PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 5,06% ke Rp 1.500.
Di sisi lain, bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Hang Seng naik 2,99% dan Straits Times naik 0,51%. Sebalinya Shanghai Composite terkoreksi 0,49% dan Nikkei turun 2,11%.
Saham top gainers:
- PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) naik 25% ke Rp 1.950.
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 1,93% ke Rp 1.320.
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 4% ke Rp 1.170.
Saham top losers:
- PT PP Presisi Tk (PPRE) turun 9,82% ke Rp 101.
- PT Bumi Resouces Minerals Tbk (BRMS) turun 6,67% ke Rp 476.
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) turun 6,27% ke Rp 478.