Saham Dekapan Taipan Prajogo CDIA Bersiap Bagi Dividen Interim, Intip Besarannya

Manajemen CDIA
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) bersiap IPO
23/9/2026, 09.40 WIB

Entitas perusahaan milik konglomerat Prajogo Pangestu PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 1,42 per saham. Dividen interim anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) itu berasal dari laba bersih tahun berjalan pada 30 Juni 2026 dan dijadwalkan akan ditebar pada 22 Oktober 2026 mendatang.

Adapun berdasarkan laporan keuangan PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), pendapatan perusahaan selama semester I 2026 mencapai US$ 82,15 juta. Nilainya tumbuh 22,84% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibanding semester I 2025 yang sebanyak US$ 66,87 juta.

Pendapatan CDIA ditopang penjualan daya listrik dan jasa kelistrikan lainnya sebesar US$ 46,40 juta, jasa sewa kapal US$ 26,13 juta, dan penjualan bahan bakar US$ 5,41 juta.

Kemudian pendapatan sewa tangki dan dermaga US$ 2,51 juta, sewa gudang US$ 822.596, dan jasa lainnya US$ 884.460. Sementara, beban pokok emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu ini, mencapai US$ 62,51 juta, melesat 30,86% (yoy). Dengan demikian, CDIA mengantongi laba kotor sebesar US$ 19,64 juta atau naik 2,80% (yoy) pada semester I 2026.

Dari hitungan tersebut juga didapatkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 17,29 juta. Laba bersih ini anjlok 74,52% (yoy). Per 30 Juni 2026, jumlah aset CDIA mencapai US$ 1,93 miliar, tumbuh 10,87% dibanding akhir 2025. Asetnya berupa liabilitas US$ 826,28 juta dan ekuitas US$ 1,11 miliar.

Berikut jadwal dividen CDIA:

KeteranganTanggal
Recording Date2 Oktober 2026
Cum Dividen – Pasar Reguler & Negosiasi30 September 2026
Ex Dividen – Pasar Reguler & Negosiasi1 Oktober 2026
Cum Dividen – Pasar Tunai2 Oktober 2026
Ex Dividen – Pasar Tunai5 Oktober 2026
Pembayaran Dividen22 Oktober 2026
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila