Dorongan transisi energi membuat sejumlah emiten mulai mempercepat ekspansi ke segmen EBT. Momentum ini dimanfaatkan korporasi besar lintas sektor seperti CDIA, BREN dan DSSA. Bagaimana prospeknya
Arus dana asing kembali masuk ke pasar saham domestik sepanjang periode 1–5 Desember 2025. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan net buy Rp 2,48 triliun
Emiten eksportir sarang burung walet, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) terpantau mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubsribe hingga 948,25 kali selama masa IPO.
Investor asing kembali mencatatkan net buy pada perdagangan Rabu (3/12) dengan nilai bersih sebesar Rp 70,41 miliar. Aksi beli ini terjadi di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
Emiten yang terafiliasi dengan konglomerat Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) mengumumkan kabar baru di bisnis kepelabuhan dan penyimpanan. Aksi ini bakal berdampak pada 2026.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), emiten baru Grup Prajogo Pangestu kembali menarik perhatian pelaku pasar setelah riset Henan Putih Sekuritas mengupas lebih dalam kinerja fundamental CDIA.
Anak usaha CDIA, PT Krakatau Chandra Energi (KCE) resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) baru berkapasitas 4,7 megawatt-peak (MWp).
Jajaran emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu berbondong-bondong masuk ke dalam indeks bergengsi Morgan Stanley Capital International (MSCI). Terbaru emiten dengan kapitalisasi besar BREN ikut mas
Emiten dalam konglomerasi Barito Group PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melebarkan portofolio bisnis dengan mengembangkan kawasan pergudangan di Cilegon. Bagaimana rencananya?
Sejumlah emiten milik konglomerat Tanah Air Prajogo Pangestu telah menyampaikan laporan keuangan hingga kuartal ketiga tahun ini kepada publik. Mana laba emiten Prajogo paling menarik?