Purbaya Sebut APBN Siap Sokong Program Bikin KTP Dapat Rekening Bank Rp 50 Ribu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kesiapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk realisasi program pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) langsung dapat rekening bank. Rencananya, tiap rekening akan berisi saldo Rp 50.000.
Purbaya menyatakan, APBN tersedia untuk realisasi rencana tersebut. “Soalnya Rp 50.000 dikali sekian kan enggak enggak banyak-banyak amat tuh kalau saya lihat,” kata Purbaya kepada wartawan di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (9/9).
Dia mengeklaim dana yang ada di APBN memadai untuk mewujudkan rencana tersebut. Apalagi, pemerintah juga memiliki cadangan belanja.
Presiden Prabowo Subianto Sebelumnya memerintahkan Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk membuat rekening bank bagi seluruh warga Negara Indonesia (WNI). Adapun bank yang ditunjuk yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Purbaya sebelumnya menyebut langkah itu dilakukan agar penyaluran berbagai bantuan sosial lebih lancar dan tepat sasaran. Dia juga menjelaskan, tiap rekening yang diterima warga rencananya berisi saldo Rp 50 ribu hingga Rp 80 ribu pada awalnya.
Bendahara negara itu pun mengatakan, rencana tersebut telah disanggupi oleh Himbara. Dia juga menjanjikan kebijakan tersebut tidak memberikan tekanan kepada bank-bank pelat merah.
“(Hanya) diisi Rp 50 ribu, Himbara bilang mampu, ya kami ikut saja,” kata Purbaya di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Selasa (8/9).
Kendati demikian, dia belum dapat memastikan kapan realisasi dari program tersebut. Purbaya menyebut rencana itu masih dalam pembahasan.
"Ini baru pembicaraan pertama, saya pikir hasil finalnya masih belum ditentukan,” ujarnya.