Jasa Marga Gandeng 6 Korporasi Bikin JV Pengelola Tol Gedebage-Cilacap

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.
Foto udara kendaraan yang melintas di Jalan Tol Purbaleunyi di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021). Kementerian PUPR menggandeng sebuah perusahaan asal Hungaria untuk mengembangkan sistem jalan tol tanpa gerbang yang nantinya transaksi tol di Indonesia akan menggunakan sistem tanpa sentuh dan ditargetkan akan terselenggara pada 2022 mendatang.
3/2/2022, 10.41 WIB

Sebelumnya, konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk memenangkan lelang proyek Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap sepanjang 206,55 kilometer (Km).

Adapun, tingkat pengembalian modal atau internal rate of return (IRR)  proyek ini mencapai 12%.

 JSMR bersama anggota konsorsium pemenang lelang meneken Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) untuk Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap.

Konstruksi jalan bebas hambatan 2022 akan dimulai akhir tahun ini dan ditargetkan rampung pada 2029.

Perseroan akan membangun Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer (km) dan seksi 2 Garut Utara-Tasikmalaya sepanjang 50,32 km pada 2022. 

Pembangunan kedua seksi jalan ini akan rampung pada 2024. Sementara, seksi 3 dan seksi 4 dimulai dari SS Tasikmalaya hingga SS Cilacap sepanjang 112,43 km.

Proyek ini akan menghasilkan jalan tol terpanjang di Indonesia mencapai 206,65 km. Tol ini akan melewati dua provinsi, yakni Jawa Barat sepanjang 169,09 Km dan Jawa Tengah sepanjang 37,56 km.

Halaman:
Reporter: Cahya Puteri Abdi Rabbi