Emiten sawit milik konglomerat Peter Sondakh, PT Eagle High Plantations Tbk menjual seluruh saham lima anak usahanya ke PT Nova Anugerah Abadi. Penjualan seluruh saham tersebut dilakukan emiten dengan kode saham BWPT itu pada 9 Juni 2023.
Mengutip keterangan resmi di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Senin (12/6), pelepasan saham ini memperkuat arus kas dan mengurangi kewajiban utang bank.
"Hal ini memberikan dampak positif terhadap kelangsungan usaha perseroan ke arah yang lebih baik lagi," kata Sekretaris Perusahaan PT Eagle High Plantations Tbk Andrew Haryono.
Adapun penjualan seluruh saham yang dimiliki perseroan secara langsung maupun tidak langsung pada lima entitas anak, yaitu PT Arrtu Plantation, PT Arrtu Agro Nusantara, PT Arrtu Borneo Perkebunan, PT Arrtu Energie Resources, dan PT Mandiri Kapital Jaya.
"Pihak penjual adalah perseroan dan pihak pembeli adalah PT Nova Anugerah Abadi. Pihak pembeli bukan merupakan pihak terafiliasi dari perseroan," tulisnya.
Andrew mengatakan, transaksi ini tidak terdapat dampak hukum kepada perseroan. Dia mengatakan kegiatan operasional dan finansial perseroan akan lebih efektif dan efisien dari aksi jual saham ini.
Berdasarkan data perdagangan, sampai dengan pukul 11.03 WIB, harga saham Eagle High Plantations anjlok 1,82% atau 1 poin ke level Rp 54 per saham dari harga penutupan Jumat (9/6). Harga sahamnya di awal pembukaan perdagangan sempat menguat, menyentuh Rp 56 per saham sebagai level tertinggi. Namun penguatan sahamnya tidak berlangsung lama dan tetap berada di zona merah.
Volume saham yang diperdagangkan tercatat 15,8 juta dengan nilai transaksi Rp 872 juta. Sementara itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.116 kali dan kapital marketnya Rp 1,7 triliun. Adapun, rentang harga sahamnya Rp 54 hingga 56 per saham.