Eagle High Plantations Siapkan Rp 50 Miliar untuk Beli Kembali Saham

Patricia Yashinta Desy Abigail
11 November 2022, 17:20
Eagle High Plantations Siapkan Rp 50 Miliar untuk Beli Kembali Saham
123rf.com/asnida marwani
Ilustrasi. Emiten sawit Eagle High Plantations akan melaksanakan buyback saham pada 11 November sampai dengan 10 Februari 2023 mendatang.

Emiten perkebunan sawit, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) akan perpanjang periode pembelian kembali atau buyback saham pada 11 November sampai 10 Februari 2023 mendatang. Pada aksi korporasi tersebut, perusahaan akan menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp 50 miliar. 

Corporate Secretary BWPT Melanie Tantri mentakan, nantinya, jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi dari 20% modal disetor sebagaimana yang diatur dalam POJK 2/2013 dan SEOJK 3/2020. Selain itu, setelah pembelian kembali saham, jumlah saham yang beredar atau free float paling sedikit sebesar 7,5% dari modal disetor perusahaan. 

Melanie mengatakan, pembelian kembali saham perseroan akan dilakukan secara bertahap untuk periode bulan terhitung sejak tanggal 11 November 2022 sampai dengan 10 Februari 2023. Pelaksanaan transaksi pembelian kembali saham akan dilaksanakan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Berdasarkan keterangan resmi BWPT, pembelian kembali saham hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah penyampaikan keterbukaan informasi. "Perseroan meyakini, pembelian kembali saham tidak akan mempengaruhi kondisi keuangan perseroan karena sampai dengan saat ini perseroan mempunyai modal yang memadai untuk membiayai kegiatan usaha," ungkapnya, dikutip Jumat (11/11). 

Melanie mengatakan, tidak ada perubahan atas proforma laba perseroan lantaran tidak ada dampak menurunnya pendapatan akibat dari pembelian kembali saham. Selain itu, harga saham perusahaan saat ini tidak mencerminkan kondisi fundamental dan prospek perseroan.

"Pembelian kembali saham ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga saham di masa yang akan datang," kata Melanie. 

Perseroan juga mengharapkan dapat terus menjaga pertumbuhan di masa mendatang yang menguntungkan bagi semua stakeholders. 

Pada penutupan perdagangan Jumat (11/11), harga saham BWPT bergerak stagnan pada level Rp 69 per saham. Adapun saham perusahaan sempat berada di level tertinggi Rp 70. Total frekuensi perdagangan 369 kali dengan volume perdagangan 7,91 juta saham. Sementara, nilai transaksinya mencapai Rp 547,98 juta.

Perusahaan sawit yang sahamnya dikendalikan PT Rajawali Capital Internasional ini tercatat mengantongi pendapatan senilai Rp 3,44 triliun per September 2022. Adapun, perusahaan masih membukukan kerugian bersih senilai Rp 14,03 miliar per kuartal ketiga tahun ini. 

 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...