Waskita Karya Garap Proyek Akses Tol Patimban Paket 2 Rp 873 Miliar

Kementerian Perhubungan
Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat
Penulis: Syahrizal Sidik
14/11/2023, 18.41 WIB
Emiten BUMN Karya, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan kontrak pembangunan proyek konstruksi jalan tol akses Patimban Paket 2 senilai Rp 873 miliar.
 
Direktur Operasi II Waskita, Dhetik Ariyanto, menjelaskan jalan tol ini akan menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan jalan tol Trans Jawa ruas Cikopo-Palimanan, Jawa Barat dan juga sebagai dukungan pengembangan untuk wilayah-wilayah di sekitarnya. 
 
”Tujuan dibangunnya Jalan Tol Akses Patimban untuk meningkatkan konektivitas di Jawa Barat dan memperlancar arus logistik maupun aktivitas ekspor impor yang bersumber dari kawasan industri Cikarang-Cibitung-Karawang hingga Cikampek menuju Pelabuhan Patimban,” kata Dhetik, dalam keterangan pers, Selasa (14/11).
 
Jalan tol akses Patimban memiliki total panjang 37,05 km di mana sepanjang 14,11 km akan dibangun oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan sepanjang 22,94 km akan dibangun oleh Pemerintah dan Waskita akan mengerjakan sepanjang 6,2 km.
 
Pekerjaan joint operation yang dilakukan Waskita bersama Brantas Abipraya dengan porsi Waskita 60% sementara Abipraya 40%. Proyek dengan sumber pendanaan dari Japan International Coorperation Agency (JICA) ini membutuhkan waktu pengerjaan konstruksi selama 700 hari atau 23 bulan dengan skup pekerjaan meliputi konstruksi jalan, jembatan, overpass, box pendestrian dan box culvert.
 

Sebelumnya, Waskita telah mengerjakan pekerjaan Paket 5 Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban pada Desember 2022 lalu dengan nilai kontrak Rp3,7 triliun. Proyek ini dikerjakan dengan joint venture (TWWHA), yaitu TOA 60% (Jepang), Waskita 16%, Wakachiku 10% (Jepang), HK 8%, Abipraya 6%.

Pelabuhan Patimban digadang-gadang oleh pemerintah sebagai pelabuhan strategis untuk masa depan. Pasalnya, pelabuhan tersebut  mengedepankan penggunaan teknologi dan sistem digital dalam pengoperasiannya. 

Di sisi lain, Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru.

Selain itu, Pelabuhan Patimban akan terkoneksi dengan jalan tol sehingga dapat mengangkat potensi pembangunan 10 kawasan industri prioritas di sepanjang Koridor Utara Jawa. 

Sebagai dukungan pembangunan konektivitas infrastruktur ini, telah dilakukannya seremoni penandatanganan kontrak kerja Patimban Access Toll Road Construction Project Package 1, 2 dan 3 yang dihadiri Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pada 10 November 2023.

“Akses Tol Patimban ini sangat ditunggu dan sangat menentukan keberhasilan Pelabuhan Patimban dalam kegiatan ekspor impornya. Saya berpesan kepada rekan-rekan untuk bisa melaksanakan ini tepat waktu dan dengan kualitas yang baik,” kata Menteri Basuki.