PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengungkapkan perbaikan kinerja perseroan khususnya pada beban pokok perseroan. Hal ini akan nampak dalam laporan kinerja GOTO kuartal empat 2023 yang bakal dipublikasikan Maret 2024.

Direktur Keuangan GOTO Wei-Jye Jacky Lo mengatakan jika sepanjang 2023, perusahaan telah membukukan perubahan yang signifikan pada operasional profitabilitas dan efisiensi bisnisnya. "Berdasarkan kinerja untuk kuartal tiga 2023 secara tahunan, perseroan telah menghasilkan peengurangan biaya operasional 19% ," kata Wei-Jye Jacky Lo, dalam paparan publik insidentil secara virtual, Rabu (28/2).

Selain pengurangan biaya operasional, perusahaan juga telah mencatatkan pengurangan biaya cloud dan infrastruktur teknologi informasi atau IT lebih dari 25% yang meerupakan beban dari pokok perseroan. "Ini menghasilkan total penghematan biaya per tahun untuk beban operasional tetap dan biaya cloud dan teknologi informasi sebesar Rp 2,5 triliun," katanya.

Oleh karena itu, Wei-Jye Jacky Lo optimis jika perusahaan dapat melanjutkan jejak positif di kuartal empat 2024 ini. Hal ini seiring dengan target EBITDA oleh perseroan yang disesuaikan bakal positif di kuartal keempat tahun ini. Sedangkan, untuk target EBITDA disesuaikan sepanjang tahun 2023, perusahaan juga menetapkan target pada kisaran -Rp 4,5 triliun dan -Rp3,8 triliun.

Selain itu, Wei-Jye Jacky Lo juga menjelaskan soal pembalikan goodwill. Hal ini tercantum dalam laporan kinerja perusahaan di kuartal tiga 2023, di mana rugi bersih GOTO periode berjalan dengan mengecualikan Tokopedia mencapai Rp 88,05 triliun. Namun demikian kerugian itu adalah laporan laba rugi performa dan bukan kinerja keuangan sesungguhnya dari GOTO.

"Peembalikan goodwill ini adalah pembalikan akuntansi berdasarkan standart akuntansi yang berlaku. Tidak ada dampak pada kas perseroan dan hal tersebut tidak berhubungan dan tidak mencerminkan bisnis perseroan," katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail