Beredar video di media sosial bahwa PT Gudang Garam Tbk (GGRM) melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK massal di pabrik rokok GGRM Tuban, Jawa Timur. Laba produsen rokok ii tercatat turun selama Semester I.
Video berdurasi 1 menit 17 detik itu memperlihatkan puluhan karyawan berjabat tangan penuh haru saat melakukan perpisahan. Sejumlah pegawai tampak mengenakan kemeja dengan bordiran logo khas Gudang Garam di saku kemeja.
Katadata.co.id mengonfirmasi kabar PHK itu kepada PT Gudang Garam, namun belum ada tanggapan.
Sementara itu, Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia atau KSPI Said Iqbal akan memverifikasi isu PHK itu kepada Gudang Garam. “Kami akan cek dulu,” kata dia dalam pernyataan tertulis dikutip Minggu (7/9).
Jika isu tersebut benar, maka menurut dia itu menjadi bukti daya beli masyarakat masih rendah. Iqbal mengingatkan bahwa gelombang PHK di sektor rokok berpotensi meluas.
Laba Gudang Garam Turun
Selama semester pertama tahun ini, Gudang Garam mengalami penyusutan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 117,16 miliar. Torehan ini turun 87,34% dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya Rp 925,51 miliar.
Pendapatan Gudang Garam juga turun 11,30% dari Rp 50,01 triliun menjadi Rp 44,36 triliun. Beban pokok pendapatan juga berkurang dari Rp 44,95 triliun menjadi Rp 40,58 triliun.
Menurunnya pendapatan Gudang Garam terjadi di seluruh segmen pendapatan, yakni:
- Sigaret kretek mesin berkurang dari Rp 44,53 triliun menjadi Rp 39,73 triliun
- Sigaret kretek tangan menyusut dari Rp 4,90 triliun menjadi Rp 3,94 triliun
- Rokok klobot berkurang dari Rp 5,45 miliar menjadi Rp 4,19 miliar
- Kertas karton berkurang dari Rp 472,63 miliar menjadi Rp 402,07 miliar
- Pendapatan lainnya turun dari Rp 103,4 miliar menjadi Rp 31,04 miliar
Gudang Garam memperoleh pendapatan dari segmen konstruksi Rp 245,32 miliar, yang tidak didapatkan pada semester pertama tahun sebelumnya.
Harga saham Gudang Garam naik 2,62% atau 225 poin ke level 8.800 pada penutupan perdagangan Kamis (4/9). Selama satu pekan terakhir, saham GGRM naik 2,62% dan melandai sejak awal tahun dengan penurunan 33,71%.