Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia atau Gaprindo menyatakan pengurangan pembelian tembakau tidak hanya dilakukan PT Gudang Garam Tbk, namun mayoritas pabrik rokok.
Gudang Garam menyuntikkan modal ke anak usahanya, PT Surya Sapta Agung Tol Tbk senilai Rp 1,5 triliun untuk mendukung kelanjutan proyek Jalan Tol Kediri-Tulungagung.
Berdasarkan laporan keuangan, Gudang Garam mencatat beban bunga pada semester I 2024 mencapai Rp 363 miliar, naik 13,79% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 319 miliar.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM), mendirikan entitas anak usaha perusahaan baru, PT Surya Sapta Agung Tol (SSAT) dalam rangka pembangunan proyek jalan tol Kediri-Tulungagung.
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) kembali menyuntikkan modal Rp 1 triliun ke anak usaha pengembang Bandara Dhoho di Jawa Timur, PT Surya Dhoho Investama (SDHI).
PT Gudang Garam Tbk pertama kali berdiri pada 26 Juni 1958 di Kediri, Jawa Timur, atas prakarsa Tjoa Ing Hwie, belakangan ia mengganti nama menjadi Surya Wonowidjojo.
Kasus kredit macet PT Hair Star Indonesia, perusahaan rambut palsu yang sahamnya pernah dimiliki Susilo Wonowidjojo, Presiden Direktur PT Gudang Garam Tbk, terus bergulir.
Bank OCBC NISP menggugat sita jaminan atas harta yang dimiliki para tergugat. Salah satu yang digugat oleh Bank OCBC yaitu Presiden Direktur PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Susilo Wonowidjojo.
Gudang Garam membukukan perolehan laba bersih senilai Rp 3,28 triliun hingga semester pertama 2023. Raihan laba tersebut melesat 243% dibanding capaian semester pertama 2022.
Emiten produsen rokok, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) hari ini mencairkan pembagian dividen tunai senilai Rp 2,3 triliun atau setara Rp 1.200 setiap sahamnya.
Sejumlah emiten rokok di Bursa Efek Indonesia telah mengumumkan pembagian dividen tahunan. Bahkan, beberapa di antaranya akan menebarkan dividen dengan angka fantastis.