Rupiah Diramal Perkasa ke Level 14.900/US$ Usai Data Inflasi AS Turun

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Ilustrasi.
Penulis: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
13/7/2023, 09.59 WIB

Nilai tukar rupiah menguat 0,6% ke level Rp 14.984 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Rupiah berpotensi terus menguat seiring data inflasi Amerika Serikat yang menurun berdasarkan rilis tadi malam dan berpotensi meredakan kenaikan suku bunga The Fed.

Mengutip data Bloomberg, mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS hingga pukul 09.50 WIB. Won Korea Selatan menguat paling signifikan mencapai 1%, disusul ringgit Malaysia 0,75%, peso Filipina 0,68%, rupee India 0,14%, baht Thailand 0,2%, dolar Hong Kong 0,05%, dan dolar Singapura 0,01%. Sementara yen Jepang menguat masing-masing 0,01% dan 0,08%. 

Analis PT Sinarnas Futures Ariston Tjendra memperkirakan rupiah akan menguat ke arah 14.950-15.000, dengan potensi resistance di kisaran 15.100 per dolar AS. Harga-harga di tingkat konsumen AS pada Juni naik 3% dibandingkan tahun lalu, kenaikan tahunan yang lebih rendah daripada ekspektasi pasar sebesar  3,1% dan menyentuh rekor terendahnya sejak Maret 2021.

Realisasi ini juga menunjukkan tren penurunan yang berlanjut dari bulan sebelumnya masih 4%.

"Data ini meningkatkan ekspektasi bahwa kebijakan suku bunga tinggi di AS akan segera dihentikan," tulis Ariston dalam catatannya pagi ini, Kamis (13/7).

Meski demikian, menurut dia, pasar tetap berekspektasi bank sentral AS, The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya 25 bps pada pertemuan akhir bulan ini. Hal itu sesuai sinyal yang diberikan pejabat Fed sebelumnya terkait kemungkinan kenaikan dua kali lagi di sisa tahun ini.

Senada, analis pasar uang Lukman Leong juga memperkirakan rupiah akan menguat hari ini setelah rilis data inflasi AS semalam menekan indeks dolar AS. Selain itu, perhatian investor kini tertuju pada data perdagangan Cina yang diperkirakan kembali melemah. Lukman memperkirakan kurs rupiah bergerak di rentang 14.950-15.050 per dolar AS hari ini.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Abdul Azis Said