Tim survei LPEM UI menyebut respons dari para ekonom, ahli, dan akademisi yang disurvei mengarah pada persepsi mereka bahwa kondisi ekonomi Indonesia memburuk atau stagnan.
Selain memicu lonjakan harga energi global, CORE memprediksi penutupan Selat Hormuz juga berpotensi mendorong kenaikan biaya logistik dan produksi pangan di dalam negeri.
Pemerintah telah menyiapkan langkah untuk melanjutkan subsidi dan memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai penyangga untuk meredam gejolak harga.
APINDO menilai kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan biaya produksi industri dan mempersempit ruang fiskal pemerintah apabila harga energi melampaui asumsi APBN.