Modal Asing Masuk Rp 8,75 T Pekan Ini, Terbanyak ke Surat Utang Negara

ANTARA FOTO/Mecca Yumna/Ak/Spt.
Ilustrasi.
Penulis: Agustiyanti
3/2/2024, 16.17 WIB

Bank Indonesia mencatat, terdapat aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan domestik secara bersih mencapai Rp 8,51 triliun. Modal asing paling banyak masuk ke pasar Surat Berharga Negara atau SBN. 

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menjelaskan, modal asing masuk secara neto ke pasar SBN mencapai Rp 5,5 triliun. Asing juga masuk ke pasar saham mencapai Rp2,46 triliun secara neto dan Rp0,54 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

"Selama tahun 2024 hingga 1 Februari 2024, nonresiden tercatat beli neto Rp0,49 triliun di pasar SBN, beli neto Rp8,75 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp21,46 triliun di SRBI," ujar Erwin dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (3/2). 

Masuknya modal asing seiring dengan stabilnya risiko di pasar keuangan. Hal ini antara lain terlihat dari premi CDS  Indonesia tenor 5 tahun per 1 Februari 2024 sebesar yang relatif stabil dibandingkan 26 Januari 2024 di level 75,15 bps. Imbal hasil SBN tenor 10 tahun pada Jumat (2/1) juga tercatat turun ke level 6,52% dari 6,54% pada hari sebelumnya. 

Rupiah Menguat

Sejalan dengan masuknya modal asing, nilai tukar rupiah pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup menguat di level Rp 15.660 per dolar AS. Rupiah pada Jumat (2/1) tersebut menguat 104 poin dibandingkan hari sebelumnya atau 160 poin dibandingkan akhir pekan lalu. 

Rupiah menguat meski indeks dolar juga naik ke level 103,92. Indeks dolar AS adalah perbandingan antara dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia lainnya. Adapun imbal hasil surat berharga AS tercatat turun ke level 3,941% pada Kamis (1/2). 

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibraim Assuaibi menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi pergerakan rupiah pada pekan lalu. Salah satunya, keputusan The Fed mempertahankan  suku bunga dan pernyataannya terkait kemungkinan penurunan suku bunga yang belum terjadi pada pertemuan Maret 2024. 

Di sisi lain, menurut dia, terdapat sentimen dari dalam negeri berupa pernyataan Bank Indonesia yang menyatakan bahhwa ekonomi Indonesia menjadi salah satu yang terbaik di dunia pada tahun lalu. BI memperkirakan ekonomi tahun lalu tumbuh sekitar 5%, sedangkan inflasi tercatat hanya 2,61%.

"Pada perdagangan Senin depan, rupiah akan berfluktiasi, tetapi ditutup menguat di rentang 15.610-15.700 per dolar AS," ujar dia.