Harga Emas Melonjak, Tren Gadai Naik Jelang Ramadan
PT Pegadaian mencatat, tren gadai emas meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri. Lonjakan permintaan pembiayaan berbasis emas ini terjadi seiring kebutuhan dana rumah tangga dan modal usaha sesuai siklus musiman.
Direktur Utama Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan., pola tersebut hampir selalu berulang setiap tahun. Menurut dia, awal Ramadan menjadi periode puncak masyarakat menggadaikan emas, sedangkan menjelang Lebaran barang jaminan kembali ditebus.
“Menjelang puasa biasanya masyarakat butuh dana, pedagang butuh modal kerja, rumah tangga juga butuh persiapan Lebaran. Namun, mendekati Idulfitri mereka ambil lagi emasnya. Siklusnya rutin begitu,” kata Damar usai acara Launching Fatwa Kegiatan Usaha Bulion, Jumat (13/2).
Ia menyebutkan, bisnis gadai pada Januari 2025 tumbuh 5% dibandingkan akhir tahun lalu atau year to date/ytd. "Kalau year in year itu sekitar 40%. Antusiasmenya sangat tinggi,” ujarnya.
Menurut Damar, peningkatan ini sejalan dengan makin kuatnya kesadaran masyarakat menjadikan emas sebagai instrumen investasi sekaligus sumber likuiditas jangka pendek. Alih-alih menjual saat butuh dana, nasabah kini memilih menggadaikan emas agar tetap bisa memiliki aset tersebut ketika harga kembali naik.
“Sekarang masyarakat sudah paham. Mereka beli emas, cicil emas, dan kalau butuh dana jangan dijual. Dititipkan saja ke pegadaian,” katanya.
Fokus bisnis perseroan pun masih bertumpu pada komoditas emas, baik gadai maupun investasi dan penjualan logam mulia. Tren ini terjadi di tengah harga emas yang masih tinggi.
Harga emas batangan produksi Aneka Tambang (Antam) sempat melonjak tajam pada awal 2026 hingga menembus kisaran Rp 2,9 juta–Rp 3,3 juta per gram, dipicu ketegangan geopolitik global dan meningkatnya permintaan aset safe haven.
Sementara itu, berdasarkan laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Pegadaian pada Jumat (13/2) tercatat di kisaran Rp 2.961.000 per gram untuk UBS dan Rp 2.938.000 per gram untuk Galeri24. Untuk pecahan 0,5 gram, Galeri24 dibanderol sekitar Rp 1.541.000.