YLKI Minta PLN Terbuka soal Pemadaman Bergilir, Warga Butuh Kepastian

ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/YU
Ilustrasi.
Penulis: Kamila Meilina
Editor: Agustiyanti
12/6/2026, 14.57 WIB

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) meminta PT PLN (Persero) memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah. Transparansi informasi dinilai penting untuk mengurangi kekhawatiran pelanggan sekaligus memenuhi hak konsumen atas informasi.

Ketua Pengurus Harian YLKI Niti Emiliana mengatakan, pelanggan berhak mengetahui penyebab pemadaman listrik yang terjadi serta perkiraan waktu pemulihan layanan. Informasi yang jelas dari PLN akan membantu masyarakat mengantisipasi dampak pemadaman terhadap aktivitas sehari-hari.

"Serta perlu ada penjelasan kepastian kapan bisa dinyalakan kembali agar tidak menjadi kekhawatiran bagi masyarakat," kata Niti kepada Katadata.co.id, Jumat (12/6). 

Konsumen telah menjalankan kewajibannya dengan membayar tagihan listrik sesuai ketentuan yang berlaku.Kkarena itu, pelanggan juga memiliki hak untuk memperoleh layanan listrik yang andal sebagaimana dijanjikan oleh penyedia jasa.

Menurut dia, keandalan pasokan listrik merupakan bagian dari hak dasar konsumen yang harus dijamin oleh PLN sebagai operator penyedia tenaga listrik. Gangguan layanan yang terjadi perlu disertai dengan komunikasi yang memadai agar tidak menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat.

"PLN selaku perusahaan operator penyedia listrik harus menjamin keandalan listrik bagi konsumennya," ujarnya.

YLKI berharap PLN dapat meningkatkan kualitas komunikasi publik dalam setiap gangguan layanan, termasuk dengan menyampaikan penyebab gangguan, wilayah terdampak, serta estimasi waktu pemulihan secara berkala. Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus memastikan hak-hak konsumen tetap terpenuhi.

PT PLN (Persero) sebelumnya menyatakan, pemadaman listrik di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir terjadi karena kendala operasional.

“PLN menyampaikan, saat ini sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan terkendali dengan baik, meskipun terdapat kendala operasional yang berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di sejumlah wilayah,” kata Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto kepada Katadata, Kamis (11/6).

Perusahaan tidak menjelaskan lebih lanjut secara terperinci terkait kendala operasional seperti apa yang dimaksud. Namun, PLN memastikan akan berupaya secara intensif untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan.

PT PLN (Persero) menjelaskan bahwa pemadaman listrik disebabkan oleh kendala operasional. Meskipun sistem kelistrikan Jawa secara keseluruhan beroperasi dan terkendali dengan baik, gangguan tersebut mengakibatkan berkurangnya pasokan listrik di beberapa wilayah. 

PLN tidak menguraikan detail spesifik dari kendala operasional tersebut, namun menegaskan komitmen untuk intensif menjaga keandalan pasokan dan melayani pelanggan secara optimal.



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Kamila Meilina