PM Lawrence Wong Bertemu Prabowo Hari Ini, Ini Fakta-Fakta Ekonomi Singapura

ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hma/rwa.
Presiden Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (kiri).
Editor: Agustiyanti
6/7/2026, 14.10 WIB

Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong dijadwalkan bertandang ke Jakarta hari ini dalam rangka Leaders' Retreat Indonesia-Singapura bersama Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan tahunan ini menjadi momentum memperkuat hubungan ekonomi kedua negara, termasuk rencana penandatanganan 26 nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor strategis.

Singapura saat ini merupakan mitra ekonomi utama Indonesia, baik dari sisi investasi maupun perdagangan. Selain menjadi penyumbang investasi asing terbesar, ekonomi Singapura juga menunjukkan kinerja yang solid pada awal tahun, sementara mata uangnya terus menguat terhadap rupiah.

Berdasarkan data pemerintah Singapura, produk domestik bruto (PDB) negara tersebut tumbuh 6,0% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal I-2026. Angka itu jauh lebih tinggi dibandingkan estimasi awal sebesar 4,6%.

Secara kuartalan (quarter-to-quarter/QoQ), ekonomi Singapura juga tumbuh 1,0%, berbalik dari perkiraan awal yang sempat menunjukkan kontraksi 0,3%.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh membaiknya aktivitas domestik dan sektor eksternal. Kendati demikian, Kementerian Perdagangan Singapura tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 di kisaran 2,0%-4,0%, mengingat ketidakpastian ekonomi global masih tinggi.

Dari sisi harga, inflasi Singapura juga relatif terkendali. Inflasi pada Mei 2026 tercatat 1,8%, lebih rendah dari perkiraan ekonom sebesar 2% dan tidak berubah dibandingkan April.

Kinerja ekonomi yang stabil tersebut ikut menopang kekuatan dolar Singapura. Berdasarkan data Bloomberg, kurs dolar Singapura (SGD) diperdagangkan menguat terhadap mata uang garuda di kisaran Rp 13.918 per SGD pada perdagangan hari ini. 

Meski bergerak tipis dalam perdagangan harian, nilai tukar SGD masih berada dekat level tertinggi dalam setahun, dengan rentang 52 minggu Rp 12.565-Rp 14.129 per SGD.

Singapura saat ini masih menjadi investor asing terbesar di Indonesia. Berdasarkan data BKPM pada kuartal I-2026, realisasi investasi dari Singapura mencapai US$ 4,6 miliar, jauh di atas Hong Kong sebesar US$ 2,7 miliar, Tiongkok US$ 2,2 miliar, Amerika Serikat US$ 1,3 miliar, dan Jepang sekitar US$ 1 miliar.

Secara keseluruhan, investasi asing (PMA) pada kuartal I-2026 mencapai sekitar Rp 250 triliun atau 50,1% dari total realisasi investasi nasional, tumbuh 8,5% secara tahunan. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nuzulia Nur Rahmah