Data Inflasi AS Rendah, Rupiah Berpotensi Menguat Hari Ini

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Editor: Ahmad Islamy
15/7/2026, 10.04 WIB

Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan hari ini dengan pergerakan yang menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bloomberg melansir, rupiah membuka perdagangan Rabu (15/7) di level Rp 18.065 per dolar AS menguat 0,09% atau 17 poin.

Pantauan Katadata, hingga pukul 09.10 WIB, rupiah kian menguat dan berada di level Rp 18.056 per dolar AS atau naik 0,19% atau 35 poin.

Adapun pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup menguat 19 poin ke level Rp 18.091 per dolar AS. Di hari itu, mata uang garuda sempat menguat hingga 25 poin. Posisi tersebut lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 18.109 per dolar AS.

Lebih jauh, nilai tukar rupiah diperkirakan berpeluang terus menguat terhadap mata uang Negeri Paman Sam pada perdagangan hari ini. Pelemahan dolar AS menyusul rilis data inflasi negara itu yang lebih rendah dari ekspektasi pasar, menjadi sentimen positif bagi mata uang nasional RI.

Analis Doo Financial, Lukman Leong mengatakan, dolar AS mengalami tekanan setelah data inflasi AS menunjukkan angka yang lebih rendah dari perkiraan pasar. Kondisi tersebut memicu penurunan ekspektasi investor terhadap arah suku bunga Federal Reserve (The Fed).

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup besar setelah data inflasi AS yang lebih rendah dari harapan, memicu menurunnya ekspektasi pada suku bunga The Fed," ujar Lukman, Rabu (15/7).

Kendati demikian, ia memperkirakan ruang penguatan rupiah masih terbatas. Hal itu disebabkan harga minyak mentah dunia yang tetap tinggi seiring memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah.

Menurut Lukman, kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset aman (safe haven) sekaligus memberi tekanan terhadap mata uang negara pengimpor minyak, termasuk rupiah.

Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 18.000 hingga Rp 18.150 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nuzulia Nur Rahmah