Purbaya Soroti Orang Kaya Masih Bisa Beli Pertalite, Tunggu Aksi Pertamina
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang belum sepenuhnya tepat sasaran. Ia menyebut, masih banyak masyarakat mampu yang membeli BBM bersubsidi seperti Pertalite.
Karena itu, Purbaya akan memastikan subsidi BBM tepat sasaran agar volume konsumsi BBM bersubsidi dapat dikendalikan. Ia pun ingin melihat teknologi yang akan digunakan PT Pertamina (Persero) untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri rencananya akan memberikan penjelasan terkait teknologi tersebut kepada Purbaya di kantor Kemenkeu pada Jumat (24/7).
"Ini kan semua orang yang kaya juga bisa ambil Pertalite misalnya, atau gas juga. Nah dia punya teknologi saya pengen lihat teknologi kayak gimana sih, penerapannya seperti apa," kata Purbaya saat ditemui wartawan di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (24/7).
Purbaya menegaskan pemerintah tidak menyiapkan tambahan anggaran subsidi dan kompensasi BBM meski harga minyak dunia kembali meningkat. Ia ingin agar volume subsidi BBM dapat dikendalikan dengan penyaluran yang lebuh tepat sasaran.
Di sisi lain, ia memastikan kenaikan harga minyak yang saat ini kembali menembus US$ 100 per barel masih dalam skenario perhitungan pemerintah. Namun, ia juga akan membuat simulasi jika harga minyak berubah dari level tersebut sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto.
“Kemarin waktu di rapat kabinet, Presiden meminta kami melakukan simulasi untuk harga minyak dengan skenario yang berbeda, bukan 100 saja atau lebih, jadi gimana kita anggarannya. Tadi sedang hitung,” kata Purbaya.