Rofyanto Kurniawan, Direktur Penyusunan APBN Ditjen Anggaran Kemenkeu, mengatakan skema subsidi yang bersifat terbuka membuat kelompok masyarakat mampu justru berpotensi menikmati subsidi lebih besar.
Purbaya ingin memastikan subsidi BBM tepat sasaran agar volume konsumsi BBM bersubsidi dapat dikendalikan melalui teknologi yang kini dimiliki Pertamina.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak berencana menambah anggaran untuk subsidi dan kompensasi BBM meski harga minyak kembali menembus US$ 100 per barel.
Pemerintah telah merealisasikan Subsidi BBM sebesar Rp 116 triliun hingga Semester I 2026, didorong konsumsi BBM bersubsidi yang meningkat dan gejolak harga energi global.
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyatakan reformasi subsidi energi dinilai mampu menciptakan ruang fiskal bagi pemerintah untuk membiayai program pembangunan yang lebih produktif.
Pemerintah fokus pada elektrifikasi transportasi, khususnya truk logistik, untuk mengurangi ketergantungan dan beban subsidi BBM yang membebani APBN di tengah harga minyak global yang fluktuatif.
Bank Dunia menyarankan Indonesia untuk melakukan reformasi subsidi BBM, yang mencakup penyesuaian bertahap, pemberian bantuan langsung tunai, dan transparansi realokasi anggaran subsidi.
Direktur Ekonomi CELIOS, Nailul Huda, mengatakan keputusan pemerintah menaikkan harga Pertamax tanpa diikuti kenaikan harga Pertalite akan mendorong kenaikan konsumsi BBM subsidi.
IMF mengingatkan pemerintah di berbagai negara untuk tidak memaksakan diri menyubsidi harga energi di tengah tingginya harga minyak yang berpotensi berlangsung lama.