Purbaya Buka Suara soal Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Penulis: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti
11/8/2026, 18.03 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan positif terhadap pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI).

Purbaya menilai, Destry memiliki pengalaman yang cukup untuk menduduki posisi tersebut. Bendahara negara ini juga mengaku memiliki hubungan kerja yang cukup dekat dengan Destry sehingga mengetahui rekam jejaknya dalam berkoordinasi.

“Ya bagus, dia kan pengalamannya cukup dan sepengalaman saya cukup dekat,” kata Purbaya kepada wartawan di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).

Purbaya mengatakan, pernah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Destry ketika menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

“Waktu saya Ketua Dewan Komisioner LPS, dia kan ex officio dari bank sentral. Jadi saya pikir bagus, kami biasa koordinasi dan kerja sama dengan baik, jadi enggak ada masalah,” katanya.

Menurut Purbaya, pengalaman Destry dalam menjalankan tugas di sektor keuangan menjadi salah satu hal positif dalam pencalonannya sebagai calon Gubernur BI.

Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama Destry Damayanti sebagai satu-satunya calon Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin (10/8). Destry saat ini menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI, sekaligus Deputi Gubernur Senior BI.

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti

Destry Damayanti merupakan lulusan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Science bidang Regional Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.

Perempuan kelahiran Jakarta pada 1963 ini mengawali karier profesionalnya sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000–2003. Ia kemudian menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005–2006.

Di sektor keuangan, Destry pernah menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005–2011 dan Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011–2015. Ia juga dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014–2015.

Sebelum bergabung dengan Bank Indonesia, Destry merupakan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015–2019.

Destry resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019–2024 dan dilantik pada 7 Agustus 2019.

Pada 2024, Presiden kembali menunjuk Destry untuk periode kedua melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024. Ia kembali mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024 untuk masa jabatan hingga 2029.

Sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry bertugas membantu Gubernur BI dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan bank sentral, termasuk menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan.

Dengan mundurnya Perry Warjiyo, Destry akan menjalankan tugas sebagai Gubernur BI sementara hingga pemerintah menetapkan gubernur definitif sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman