Ketua DPR Puan Sebut APBN 2027 Bisa Tembus Rp4 ribu Triliun

ANTARA FOTO/Fauzan/bay/kye
Ketua MPR RI Ahmad Muzani (kiri), Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah), dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kanan) mengepalkan tangan usai Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam sidang tahunan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa selama 21 bulan pemerintahan bekerja, sebanyak 121 kebijakan transformatif telah dijalankan di berbagai sektor untuk menyelesaikan ber
14/8/2026, 16.00 WIB

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Puan Maharani, menyebut Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 berpotensi menyentuh Rp4 ribu triliun. Ia mengatakan kenaikan itu menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan anggaran negara dalam dua dekade terakhir.

Puan menguraikan besaran APBN terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2000, APBN tercatat sebesar Rp197 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp1.126 triliun pada 2010.

Kenaikan tersebut membuat belanja negara pada 2010 meningkat hampir enam kali lipat dibandingkan 2000. Sementara itu, APBN 2026 telah mencapai Rp3.842 triliun atau meningkat hampir 20 kali lipat dibandingkan posisi pada 2000.

“Mungkin tidak ada satupun di antara kita yang pernah melihat banyaknya uang sebesar hampir Rp 4.000-an triliun. Angka itu begitu besarnya bahkan sangat besar,” kata Puan saat menyampaikan Pidato Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan 2026-2027 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (14/8).

Puan menilai besarnya anggaran negara tidak cukup menjadi ukuran keberhasilan APBN. Ia berpendapat pemerintah perlu menjamin anggaran tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Menurut Puan, besarnya anggaran negara akan bermakna apabila mampu memberikan manfaat nyata dan memperbaiki kehidupan masyarakat.

“Bagi seorang petani yang sedang menunggu panennya menghasilkan, seorang anak yang ingin sekolah setinggi-tingginya, rakyat tidak mampu yang membutuhkan pelayanan Kesehatan, seorang pencari kerja untuk menghidupi keluarganya, atau urusan rakyat lainnya, angka sebesar apa pun terasa tidak bermakna apabila belum dapat menjawab harapan dan urusan rakyat,” ujarnya.

Lebih jauh, Puan mengatakan sejumlah prioritas pembangunan yang perlu didukung melalui APBN 2027 mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi, infrastruktur, perumahan, ekonomi kerakyatan dan desa, hingga penurunan kemiskinan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu