Destry Tegaskan Sinergi dengan Pemerintah Tak Ganggu Independensi BI

Katadata/Fauza Syahputra
Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur BI di ruang Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Editor: Agustiyanti
26/8/2026, 16.58 WIB

Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menegaskan bahwa penguatan sinergi dengan pemerintah tidak akan mengurangi kredibilitas dan independensi bank sentral. Penguatan sinergi dibutuhkan untuk menyatukan kekuatan dalam mencapai target pembangunan ekonomi secara lebih optimal.

 “Kami saling melengkapi. Jadi artinya masing-masing itu punya senjatanya masing-masing, tapi kita saling melengkapi dan kita melangkahnya seirama,” ujar Destry dalam fit and proper test calon Gubernur BI di Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (26/8/2026).

Ia menjelaskan, BI sebagai salah satu lembaga negara perlu bergerak bersama untuk mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang dimiliki pemerintah. Kerja sama yang erat antara BI dan pemerintah dapat menghasilkan dampak ekonomi yang lebih besar.

“Saya ingin tekankan di sini, bahwa kata-kata sinergi ini tidak berarti juga mengurangi kredibilitas dan juga independensi dari Bank Indonesia dalam menjalankan tugas-tugasnya,” katanya.

Destry menegaskan, BI akan tetap memegang prinsip independensi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Menurut Destry, mandat BI juga mencakup upaya menciptakan iklim ekonomi yang kondusif. 

Destry menjelaskan, hal tersebut membuat BI perlu membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya adalah menciptakan kondisi ekonomi yang mendukung sektor produktif sekaligus memperluas kesempatan kerja.

“Di sini tugas Bank Indonesia, adalah harus bisa menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan bersama-sama tentunya dengan semua pihak stakeholder kita berusaha untuk mendorong sektoral dan menciptakan lapangan kerja,” kata Destry.

Ia pun menyebut, pendekatan tersebut sebagai Sinergi Merah Putih, yang menekankan pentingnya kerja bersama antarotoritas dan pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan ekonomi nasional.

“Nah inilah yang saya sampaikan tadi, sinergi Merah Putih kenapa? Karena sinergi ini yang memang harus kita lakukan secara bersama-sama,” tutur Destry.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nuzulia Nur Rahmah