Cerita Purbaya Dicopot Mendadak dari Menkeu, Benarkah Imbas Rotasi Ditjen Pajak?
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dicopot dari jabatan Menteri Keuangan secara mendadak pada Senin (14/9). Informasi terkait pemecatannya diperoleh dari Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi melalui sambungan telepon saat tengah rapat dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
"Saya sudah berhitung, kira-kira 50-50 lah. Tapi baru dikasih tahunya waktu itu (saat dihubungi Prasetyo),” kata Purbaya usai acara serah terima jabatan di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Selasa (15/9).
Purbaya membuka kemungkinan, pencopotannya berkaitan dengan rotasi besar-besaran di jajaran Direktorat Jenderal Pajak pada pekan lalu. “Sebagian ada. Sebagian iya,” kata dia.
Namun, ia mengaku ‘legowo’ lantaran keputusan tersebut merupakan hal prerogratif Presiden Prabowo Subianto meski sempat kesulitan tidur di hari pemecatannya.
“Lebih happy. Nanti malam bisa tidur tenang gitu. Semalam masih mikir-mikir jadi agak susah tidur, tapi saya yakin besok udah tenang, aman,” kata Purbaya.
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9).
Pelantikan Suahasil sebegai Menkeu tertulis dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 97P tahun 2026. Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan serta dilanjutkan dengan pembacaan keputusan presiden soal pelantikan Menkeu. Setelah itu prosesi berlanjut dengan pembacaan sumpah jabatan.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," bunyi sumpah jabatan Suahasil.
Suahasil sudah tiba di Istana dengan mengenakan jas hitam untuk menghadap Presiden. Kepada awak media, ia mengaku ditelpon pihak Istana, namun dia tak menjelaskan soal kemungkinan perombakan kabinet.
"(Saya) ditelepon," kata Suahasil di Istana, Jakarta, Senin (14/9).
Suahasil telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak tahun 2019 lalu. Ia sebelumnya merupakan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu. Pelantikan kali ini dihadiri oleh Menko Yusril Ihza Mahendra, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menko PMK Pratikno hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin.