Organisasi Pewarta Foto Indonesia Jakarta menggelar doa bersama di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat Jumat (11/9), untuk mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga kru kapal yang dilaporkan hilang kontak saat meliput aktivitas Anak Gunung Krakatau.

Secara bersama-sama sejumlah pewarta foto dan wartawan dari berbagai media yang hadir dengan khidmat membacakan tahlil dan dzikir sebagai doa untuk rombongan jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9).

Lima jurnalis tersebut yakni Ari Basuki (Merdeka.com), Bagus Khoirunas (ANTARA FOTO), Yudistiro Pranoto (iNews), Firdaus Wajidi (Anadolu) dan Donal Husni (jurnalis lepas).

Sementara itu kru kapal dan pemandu yang turut mendampingi jurnalis tersebut yakni Warta (kapten kapal), Sukarman (anak buah kapal) dan Heriyanto (pemandu).

Sebelumnya berdasarkan keterangan Kantor SAR Banten, kapal speedboat yang membawa rombongan tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Komunikasi terakhir mencatat korban sempat mengirimkan lokasi terkini share kepada rekan jurnalis di Lampung pada pukul 14.42 WIB, sebelum akhirnya hilang kontak pada pukul 15.04 WIB di titik koordinat duga 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan bahwa dalam operasi pencarian sampai dengan 18.15 WIB tim yang bertugas menjangkau sampai dengan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang dengan hasil nihil.

Pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan hingga Jumat (11/9) dengan memperluas area pencarian di sejumlah wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau melalui jalur laut dan udara untuk menemukan delapan orang tersebut.

Perluasan area pencarian juga mencakup perairan Lampung. Tim memasukkan wilayah tersebut dalam sasaran pencarian berdasarkan kemungkinan pergerakan objek atau korban akibat kondisi arus dan gelombang di Selat Sunda.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Fauza Syahputra