Melalui Rapat Umum Pemegang Saham yang digelar pada 7 Oktober, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menyetujui Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Dengan demikian Perubahan Anggaran Dasar Perseroan diharapkan dapat meningkatkan tata kelola Perseroan untuk meningkatkan nilai perusahaan jangka panjang bagi stakeholders dan memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.
Pemegang Saham juga telah menyetujui usulan dalam agenda kedua rapat, yaitu Perubahan Susunan Pengurus Perseroan. Usulan yang disetujui tersebut diantaranya berupa penunjukan Hari Basuki sebagai Direktur Bisnis. Pengangkatan tersebut berlaku efektif setelah lulus dalam uji kemampuan dan kepatutan (fit & proper test) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para Pemegang Saham atas dukungan dan persetujuannya terhadap seluruh agenda yang diajukan pada RUPSLB 2026 ini," kata Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia (7/10).
Adapun, masih kata dia, Bank Raya telah mencatatkan pertumbuhan yang baik pada Semester Pertama Tahun 2026, dan berada pada posisi yang terus membaik untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang yang bernilai bagi seluruh pemangku kepentingan.
Hasil persetujuan agenda RUPSLB 2026 ini tentunya akan semakin mendukung langkah kami menuju pertumbuhan yang berkualitas.
Pada Semester I/2026, Bank Raya berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp12,01 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis kredit digital yang mencerminkan pertumbuhan bisnis pembiayaan yang tetap terjaga.
Hingga Semester I/2026, penyaluran kredit digital mencapai Rp16,46 triliun dan meningkat 22,6 persen (yoy), dengan outstanding kredit digital mencapai Rp3,17 triliun atau tumbuh 21,2 persen (yoy).
Di sisi pendanaan, pertumbuhan bisnis Bank Raya turut ditopang oleh peningkatan Digital Saving yang mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4 persen (yoy) serta peningkatan transaksi di Aplikasi Raya sebesar 41,2 persen dan mencapai 3 juta transaksi.
Komitmen Hadirkan Inovasi Digital
Bank Raya terus menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat. pada Semester 1/2026 Bank Raya menghadirkan fitur Raya Active sebagai inovasi yang mendorong nasabah untuk lebih aktif dalam menjalankan aktivitas fisik sehari-hari.
Melalui fitur ini, aktivitas seperti jumlah langkah, jarak tempuh, dan kalori yang terbakar dapat dihubungkan dengan target finansial. Dengan demikian, aktivitas sehat yang dilakukan nasabah dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam membangun kebiasaan menabung.
Selain mendorong gaya hidup sehat melalui Raya Active, pada Semester 2/2026 Bank Raya juga meluncurkan fitur Raya Jejak Hijau, fitur untuk meningkatkan awareness dan engagement nasabah dalam meningkatkan kepedulian terhadap bumi dan lingkungan mulai dari menghitung jejak karbon atau informasi mengenai estimasi emisi karbon (CO2e) yang dihemat dari setiap transaksi digital nasabah.
“Seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank Raya beberapa tahun terakhir ini, maka perubahan kepengurusan dilakukan untuk memastikan Perseroan memiliki gabungan keahlian terbaik yang mendukung perkembangan Perusahaan. Penyesuaian Pengurus ini diharapkan akan semakin memperkuat kinerja Perseroan dalam menjawab berbagai tantangan ke depan yang akan dihadapi oleh Bank Raya,” terang Bagus.