Menurut OJK, menjadi pribadi yang melek finansial berarti mampu mengelola keuangan, mengatur prioritasnya dengan bijak, serta mempersiapkan masa depan.
Bank Indonesia melaporkan peningkatan cadangan devisa pada Oktober 2025 menjadi US$149,9 miliar, didukung oleh penerbitan global bond dan penerimaan pajak yang stabil.
Adrian Maulana, CEO dan pengusaha, mempopulerkan gaya hidup hemat dengan memilih transportasi umum dan investasi pintar, yang mencakup tips pengelolaan keuangan untuk berbagai gaji.
Fenomena seperti You Only Live Once (YOLO), Fear of Missing Out (FOMO), dan Fear of Other People’s Opinions (FOPO) kini menjadi jebakan gaya hidup yang bisa menggangu keuangan.
Bank Raya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, terutama generasi muda yang akrab dengan perkembangan teknologi, dengan menghadirkan fitur "Uang Saku".
Melalui penyediaan sistem pembayaran kepada seluruh tenant di event Pasar Malem Narasi 2025, Bank Jakarta turut berperan meningkatkan literasi keuangan melalui cara-cara kreatif namun tetap inklusif.
Bank Indonesia mengungkapkan kekhawatiran terhadap efek domino dari government shutdown di AS, memprediksi dampak signifikan terhadap keuangan dan ekonomi global serta spesifik bagi Indonesia.