Tiga Daerah Terunggul Dalam Daya Saing Berkelanjutan

Penulis: Hanna Farah Vania - Tim Riset dan Publikasi
6/11/2020, 19.53 WIB

Hasil pemeringkatan Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan oleh Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) menunjukkan tiga daerah berkomitmen tinggi dalam pembangunan berkelanjutan.

Kabupaten Badung, Bali, menduduki peringkat pertama dengan nilai indeks 68.3. Disusul kemudian oleh Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan skor 64.48 dan Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara dengan skor 63,54.

Indeks Daya Saing Daerah Berkelanjutan mengadopsi empat pilar keberlanjutan yaitu lingkungan lestari, ekonomi unggul, sosial inklusif, dan tata kelola yang baik. Tujuannya adalah mengutamakan kesejahteraan ekonomi dengan tidak meninggalkan aspek penting lainnya berupa lingkungan, sosial, dan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Berdasarkan hasil temuan KPPOD, mayoritas daerah masih memiliki tingkat daya saing yang sedang (96,91 persen). Oleh karenanya, perlu adanya beragam upaya dari seluruh aktor untuk meningkatkan daya saing dengan memperhatikan aspek pendukung dan hambatan yang dimiliki tiap daerah.