Profil Irwan Mussry, CEO Time International: Karier dan Kekayaan

ANTARA FOTO/Reno Esnir/nz
Pengusaha Irwan Mussry
Penulis: Safrezi
20/6/2025, 15.48 WIB

Irwan Mussry adalah nama yang tak asing di dunia bisnis Indonesia, terutama dalam industri retail jam tangan dan fesyen mewah. Ia dan istrinya Maia Estianty menjadi sorotan saat menghadiri pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise pada Juni 2025.

Saat pernikaan tersebut, mereka mengenakan perhiasan bernilai miliaran rupiah, termasuk bros berlian hijau senilai lebih dari Rp1 miliar. Irwan juga disebut sebagai donatur besar yang membiayai pesta pernilkahan mewah tersebut.

Irwan merupakan CEO dan Presiden Direktur PT Timerindo Perkasa International (Time International). Dia telah mengukir prestasi gemilang dengan menjadikan perusahaannya sebagai distributor utama merek-merek mewah ternama di Indonesia.

Pernikahannya dengan penyanyi dan produser musik terkenal Maia Estianty pada 2018 juga turut membuatnya menjadi sorotan publik.

Berikut adalah profil dan biodata lengkap Irwan Mussry, mulai dari kehidupan pribadi, perjalanan karier, hingga fakta menarik tentangnya.

Kehidupan Pribadi Irwan Mussry

Irwan Mussry lahir pada 15 November 1962 di Surabaya, Jawa Timur. Ia merupakan anak dari pasangan Charles Mussry, seorang pengusaha keturunan Yahudi-Irak yang juga pejuang kemerdekaan Indonesia dalam Pertempuran Surabaya, dan Djoedjoek, seorang ibu asal Madiun, Jawa Timur.

Ayahnya, Charles, dikenal sebagai tokoh penting yang memiliki bisnis otomotif dan jam tangan serta dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Ereveld Kembang Kuning, Surabaya, atas jasanya bagi Indonesia.

Irwan menempuh pendidikan menengah di SMA Negeri 1 Surabaya dan sempat melanjutkan studi di Universitas Trisakti, Jakarta. Meski pernah diterima di sebuah universitas di Amerika Serikat, ia memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan tinggi dan fokus menekuni dunia bisnis, mengikuti jejak sang ayah.

Dalam kehidupan pribadinya, Irwan Mussry menikah dengan Maia Estianty pada 29 Oktober 2018 di Tokyo, Jepang. Sebelumnya, ia pernah menikah dengan Tri Hanurita, putri pengusaha Sudwikatmono, dan menjalin hubungan asmara selama delapan tahun dengan aktris sekaligus politisi Desy Ratnasari, meski hubungan tersebut tidak berlanjut ke pernikahan.

Dari pernikahannya dengan Maia, Irwan tidak memiliki anak biologis, tetapi ia menjadi ayah tiri yang sangat menyayangi tiga putra Maia dari pernikahan sebelumnya, yaitu Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani. Meski menjadi ayah tiri, Irwan memiliki hubungan yang erat dengan Al, El, dan Dul. Dia juga kerap terlibat dalam momen keluarga, seperti acara sawer pengantin di pernikahan Al Ghazali. Irwan gemar berpetualang, salah satunya saat berlibur bersama Maia ke Afrika Selatan untuk menikmati safari.

Perjalanan spiritual Irwan juga menarik perhatian publik. Lahir dari keluarga Yahudi, ia memutuskan untuk memeluk agama Islam setelah menikah dengan Maia Estianty. Keputusan ini diterima dengan baik oleh keluarganya, yang menganggap perbedaan agama sebagai hal yang wajar.

Bisnis dan Kekayaan Irwan Mussry

Irwan Mussry memulai kariernya dengan bekerja di perusahaan jam tangan milik ayahnya. Setelah merantau ke Amerika Serikat untuk mencari pengalaman, ia kembali ke Indonesia dan mendirikan PT Timerindo Perkasa International (Time International) pada 1962.

Di bawah kepemimpinannya, Time International menjadi distributor resmi untuk lebih dari 40 merek jam tangan mewah, termasuk Gucci (sejak 1984), Rolex, Cartier, Chopard, Tag Heuer, Hublot, dan Zenith. Perusahaan ini juga merambah ke bisnis fesyen dengan mendistribusikan merek seperti Chanel, Fendi, Valentino, dan Zegna, serta kosmetik dengan merek seperti Innisfree dan Laneige.

Kesuksesan Time International membuat Irwan dikenal sebagai salah satu pengusaha terkemuka di Indonesia. Berdasarkan laporan, perusahaan ini mampu meraup pendapatan hingga US$77 juta (sekitar Rp1,25 triliun) per tahun pada 2024, menegaskan posisi Irwan sebagai pebisnis ulung. Selain itu, ia juga memiliki bisnis di sektor properti dan kepemilikan jet pribadi yang digunakan untuk keperluan bisnis.

Tak hanya di dunia bisnis, Irwan juga mencoba peruntungan di industri hiburan dengan menjadi produser film. Beberapa film yang ia produseri antara lain Susi Susanti: All Love (2019), The Raid (2011), dan Foxtrot Six (2019). Ia juga sempat menjadi pembalap di ajang World Champion Race (WRC) pada era 1980-an dan menjadi tamu kehormatan di balap Formula 1 di Singapura pada 2019.

Kontroversi

Nama Irwan Mussry sempat terseret dalam kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto. Pada 20 September 2023, ia diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi.

Dalam sidang pada 14 Mei 2024, jaksa KPK menyebut Irwan sebagai salah satu dari 13 pengusaha yang diduga memberikan gratifikasi sebesar Rp100 juta kepada Eko Darmanto.

Irwan membantah keterlibatannya dan menyatakan bahwa uang tersebut berasal dari dana pribadinya yang kemudian diserahkan melalui pihak ketiga tanpa sepengetahuannya terkait kasus gratifikasi.

Irwan Mussry adalah contoh nyata pengusaha sukses yang mampu menyeimbangkan karier gemilang dengan kehidupan pribadi yang harmonis. Dari membangun Time International menjadi raksasa retail mewah hingga menjadi figur ayah yang penuh kasih bagi anak-anak sambungnya, perjalanan hidupnya penuh inspirasi. Meski sempat tersandung kontroversi, Irwan tetap dikenal sebagai sosok berpengaruh di dunia bisnis Indonesia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.