5 Doa Agar Hutang Cepat Lunas, Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

Katadata
Doa Agar Hutang Cepat Lunas
Penulis: Izzul Millati
Editor: Safrezi
31/8/2026, 09.13 WIB

Persoalan finansial sering kali menjadi tantangan hidup yang memerlukan penyelesaian secara bertahap dan terencana. Dalam tatanan kehidupan masyarakat, aktivitas pinjam-meminjam uang menjadi salah satu solusi alternatif untuk memenuhi kebutuhan mendesak maupun menjaga keberlangsungan usaha. Namun, kewajiban untuk mengembalikan pinjaman tepat waktu kerap mendatangkan beban mental serta tekanan ekonomi tersendiri apabila terjadi hambatan dalam proses pelunasannya.

Islam memberikan petunjuk bagi setiap pemeluknya dalam menghadapi berbagai persoalan hidup, termasuk urusan finansial dan beban pinjaman. Selain mewajibkan ikhtiar medis dan kerja keras yang nyata, umat Muslim diajarkan untuk memperkuat sisi spiritual dengan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Mengamalkan doa agar hutang cepat lunas secara rutin menjadi salah satu sarana spiritual yang sangat dianjurkan agar diberikan kemudahan rezeki serta jalan keluar dari jeratan kewajiban.

Kumpulan Doa Agar Hutang Cepat Lunas


Doa Agar Hutang Cepat Lunas (unsplash.com)

Rasulullah SAW dalam berbagai riwayat hadis sahih telah mengajarkan beberapa lafal doa khusus yang dapat dibaca oleh umatnya yang sedang mengalami kesusahan finansial. Bacaan doa tersebut memuat permohonan perlindungan dari rasa cemas, beban tunggakan, hingga intervensi pihak lain yang merugikan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai bacaan doa agar hutang cepat lunas menjadi rujukan penting bagi siapa saja yang ingin meraih ketenangan jiwa sekaligus kelancaran ekonomi.

Berikut adalah uraian lima bacaan doa permohonan pelunasan kewajiban finansial yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW beserta makna dan tata cara mengamalkannya.

1. Doa Perlindungan dari Lilitan Hutang (Hadis Abu Daud)

Salah satu doa yang sangat populer diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada sahabat Abu Umamah RA di Masjid Nabawi adalah doa perlindungan dari delapan perkara buruk, termasuk beban pinjaman uang. Doa ini dibaca untuk memohon ketenangan jiwa agar seseorang tidak terjebak dalam rasa cemas dan kebingungan saat menghadapi kewajiban finansial.

Membaca doa agar hutang cepat lunas ini secara rutin pada pagi dan sore hari dipercaya dapat membuka pintu pertolongan Allah SWT. Lafal doa tersebut dirinci sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allāhumma innī a‘ūżu bika minal-hammi wal-ḥazani, wa a‘ūżu bika minal-‘ajzi wal-kasali, wa a‘ūżu bika minal-jubni wal-bukhli, wa a‘ūżu bika min ġalabatid-daini wa qahrir-rijāl.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa sedih dan gelisah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat lemah dan malas, aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut dan kikir, dan aku berlindung kepada-Mu dari cengkeraman hutang serta kesewenang-wenangan orang."

2. Doa Pelunas Hutang Sebesar Gunung (Hadis Tirmidzi)

Dalam riwayat yang disampaikan oleh Ali bin Abi Thalib RA, Rasulullah SAW pernah mengajarkan sebuah lafal doa yang sangat dahsyat kepada seorang mukatab (budak yang ingin memerdekakan diri). Doa ini diajarkan agar kewajiban finansial seseorang dapat terselesaikan meskipun jumlah kewajiban tersebut sangat besar hingga diibaratkan setinggi Gunung Thabir.

Mengamalkan bacaan doa agar hutang cepat lunas ini menjadi bentuk kepasrahan hamba agar dicukupkan rezekinya dengan hal-hal yang halal. Teks dan arti dari doa ini adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allāhummakfinī biḥalālika ‘an ḥarāmika wa agninī bifaḍlika ‘amman siwāk.

Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal dari yang haram, dan perkayalah aku dengan karunia-Mu dari selain Engkau."

3. Doa Pelunas Hutang Menjelang Tidur (Hadis Muslim)

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus sebelum tidur yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA. Doa ini memuat permohonan pelunasan kewajiban finansial sekaligus pembebasan dari fakir dengan menegaskan bahwa Allah SWT adalah Zat Yang Maha Kuasa atas segala bentuk rezeki di bumi.

Kelebihan mengamalkan doa agar hutang cepat lunas menjelang tidur adalah menjaga fokus pikiran tetap positif dan bertawakal penuh atas segala urusan komersial yang sedang dihadapi. Berikut bacaan lafal doanya:

اللَّهُمَّ رَبَّ السَّمَاوَاتِ وَرَبَّ الأَرْضِ وَرَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ ، رَبَّنَا وَرَبَّ كُلِّ شَيْءٍ ، فَالِقَ الْحَبِّ وَالنَّوَى ، وَمُنْزِلَ التَّوْرَاةِ وَالإِنْجِيلِ وَالْفُرْقَانِ ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ كُلِّ شَيْءٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهِ ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الأَوَّلُ فَلَيْسَ قَبْلَكَ شَيْءٌ ، وَأَنْتَ الآخِرُ فَلَيْسَ بَعْدَكَ شَيْءٌ ، وَأَنْتَ الظَّاهِرُ فَلَيْسَ فَوْقَكَ شَيْءٌ ، وَأَنْتَ الْبَاطِنُ فَلَيْسَ دُونَكَ شَيْءٌ ، اقْضِ عَنَّا الدَّيْنَ وَأَغْنِنَا مِنَ الْفَقْرِ

Allāhumma rabbas-samāwāti wa rabbal-arḍi wa rabbal-‘arşil-‘aẓīm, rabbanā wa rabba kulli şai'in, fāliqal-ḥabbi wan-nawā, wa munzilat-tawrāti wal-injīli wal-furqān, a‘ūżu bika min şarri kulli şai'in anta ākhiżun bināṣiyatih. Allāhumma antal-awwalu falaisa qablaka şai'un, wa antal-ākhiru falaisa ba‘daka şai'un, wa antaẓ-ẓāhiru falaisa fauqaka şai'un, wa antal-bāṭinu falaisa dūnaka şai'un, iqḍi ‘annad-daina wa agninā minal-faqr.

Artinya: "Ya Allah, Tuhan langit dan bumi, Tuhan ‘Arsy yang agung, Tuhan kami dan Tuhan segala sesuatu, Yang membelah biji dan benih, Yang menurunkan Taurat, Injil, dan Al-Furqan. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau pegang ubun-ubunnya. Ya Allah, Engkaulah Yang Awal maka tidak ada sesuatu pun sebelum-Mu, Engkaulah Yang Akhir maka tidak ada sesuatu pun setelah-Mu, Engkaulah Yang Zhahir maka tidak ada sesuatu pun di atas-Mu, dan Engkaulah Yang Batin maka tidak ada sesuatu pun di bawah-Mu. Pelunaskanlah hutang kami dan bebaskanlah kami dari kefakiran."

4. Doa Mohon Belas Kasih dan Kelapangan Rezeki (Hadis Thabrani)

Rasulullah SAW pernah mengajarkan doa kepada Mu'adz bin Jabal RA ketika ia absen dari sholat Jumat akibat terhalang utang kepada seorang Yahudi. Nabi SAW menyampaikan bahwa membaca doa ini akan membuat Allah melunasi kewajiban tersebut meski besarnya setara emas sebesar Gunung Uhud.

Bagi masyarakat yang menginginkan kelancaran usaha, pembacaan doa agar hutang cepat lunas ini dapat dipadukan dengan amalan harian. Lafal doa tersebut adalah:

اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَرَحِيمَهُمَا تُعْطِيهِمَا مَنْ تَشَاءُ وَتَمْنَعُ مِنْهُمَا مَنْ تَشَاءُ اِرْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ

Allāhumma mālikal-mulki tu'til-mulka man taşā'u wa tanzi‘ul-mulka mimman taşā'u wa tu‘izzu man taşā'u wa tużillu man taşā'u biyadikal-khairu innaka ‘alā kulli şai'in qadīr, raḥmānad-dunyā wal-ākhirati wa raḥīmahumā tu‘ṭīhimā man taşā'u wa tamna‘u minhumā man taşā'u irḥamnī raḥmatan tugnīnī bihā ‘an raḥmati man siwāk.

Artinya: "Ya Allah, Pemilik Kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mulah segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang di dunia dan akhirat, Engkau berikan keduanya kepada siapa yang Engkau kehendaki dan Engkau cegah dari keduanya siapa yang Engkau kehendaki. Rahmatilah aku dengan rahmat yang membuatku tidak membutuhkan rahmat dari selain Engkau."

5. Doa Memohon Kemudahan Urusan Finansial (Surat Al-Kahfi Ayat 10)

Urusan pemenuhan kewajiban pinjaman membutuhkan kelancaran proses dan kemudahan jalan dari segala arah. Membaca doa kemudahan yang diabadikan dalam Al-Qur'an surat Al-Kahfi ayat 10 menjadi pelengkap spiritual yang sangat dianjurkan.

Dengan memanjatkan doa agar hutang cepat lunas ini, seorang Muslim memohon agar diberikan petunjuk yang lurus dalam mengelola keuangan keluarga maupun bisnis. Berikut lafal bacaannya:

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Rabbanā ātinā min ladunka raḥmataw wa hayyi' lanā min amrinā raşadā.

Artinya: "Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini."

Amalan spiritual berupa doa tentu harus diimbangi dengan tindakan nyata dalam mengelola keuangan harian. Pemenuhan kewajiban tidak dapat terwujud tanpa adanya komitmen finansial yang disiplin serta perubahan pola konsumsi rumah tangga.

Beberapa langkah praktis yang perlu diterapkan bersamaan dengan pengamalan doa agar hutang cepat lunas meliputi pencatatan seluruh daftar kewajiban secara terperinci, penghentian pembuatan pinjaman baru, serta alokasi dana darurat. Pengangkatan skala prioritas pembayaran kepada pihak kreditur juga menjadi langkah strategis agar beban bunga maupun denda tidak terus menumpuk di kemudian hari.

Dengan memadukan ikhtiar manajemen keuangan yang terukur dan pembacaan doa agar hutang cepat lunas secara istiqomah, jalan menuju kebebasan finansial dapat dicapai secara bertahap dan membawa keberkahan bagi kehidupan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.