Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Kata-kata Messi di Instagram Pribadinya
Kabar Messi pensiun dari timnas Argentina menjadi salah satu berita terbesar sepak bola dunia. Pengumuman tersebut disampaikan pada Senin (31/8/2026), tidak lama setelah Argentina harus menelan kekalahan di partai final Piala Dunia 2026. Messi menyampaikan pesan perpisahan penuh emosional melalui sejumlah lembar kertas yang kemudian ia bagikan lewat akun media sosial resminya.
Keputusan tersebut diambil setelah Messi menjalani Piala Dunia 2026 yang berakhir dengan kekalahan Argentina dari Spanyol di partai final. Pada usia 39 tahun, Messi akhirnya menutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina.
Messi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah Piala Dunia 2026
Pengumuman Messi pensiun dari timnas Argentina disampaikan melalui unggahan di media sosial pribadinya. Messi mengungkapkan bahwa keputusan tersebut terasa menyakitkan, tetapi dirinya merasa sudah memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki bagi tim nasional. Berikut isi unggahnya di Instagram @leomessi pada Senin, (31/8/2026).
Setelah waktu cukup lama berlalu sejak pertandingan final dan melalui berbagai pertimbangan, saya akhirnya ingin menyampaikan kepada semua orang bahwa saya memutuskan untuk pensiun dari Tim Nasional Argentina.
Keputusan ini terasa sangat berat dan menyakitkan, bahkan sampai sekarang. Namun, saya menyadari bahwa saatnya telah tiba. Saya selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk Argentina, bukan hanya ketika kami berhasil meraih berbagai gelar dalam beberapa tahun terakhir, tetapi juga jauh sebelum masa-masa tersebut. Saya selalu berjuang sekuat tenaga di lapangan demi seragam Argentina, dengan harapan dapat memberikan kebahagiaan dan membuat kalian bangga menjadi bagian dari bangsa ini melalui sepak bola.
Waktu terus berjalan dan tidak banyak kesempatan yang tersisa. Setiap perjalanan pasti memiliki akhir, dan bagi saya, ini menjadi salah satu bagian paling berat yang harus dilewati. Saya mencintai tim nasional, selalu mencintainya, dan akan terus mencintai kesempatan menjadi bagian dari tim ini. Saya merasa telah memberikan seluruh kemampuan yang saya miliki dan tidak ada lagi yang tersisa untuk saya berikan. Di sisi lain, ada banyak pemain muda berbakat yang layak mendapatkan kesempatan untuk memperkuat Argentina.
Saya mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan dan kasih sayang yang telah diberikan selama sekitar 20 tahun terakhir. Saya akan sangat merindukan suara dan dukungan kalian dari atas lapangan. Mulai sekarang, saya akan berada di posisi yang sama seperti kalian, memberikan dukungan dari luar lapangan dan ikut merasakan setiap perjalanan Argentina, baik ketika meraih kesuksesan maupun saat menghadapi masa-masa sulit.
Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga saya yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan dan selalu menemani setiap langkah perjalanan ini. Perjalanan tersebut begitu indah, tetapi juga dipenuhi tantangan. Saya juga berterima kasih kepada seluruh pelatih, rekan setim, serta staf dan ofisial yang pernah berjalan bersama saya. Semua pengalaman itu akan selalu saya bawa sebagai kenangan yang sangat berharga.
Saya meninggalkan tim nasional dengan hati yang tenang dan penuh kebanggaan. Bersama rekan-rekan setim, saya merasa telah memberikan kepada kalian momen-momen yang sebelumnya mungkin hanya berani kami impikan. Menjalani perjalanan luar biasa ini bersama kalian merupakan pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan. Saya mencintai kalian semua.
Terima kasih kepada Tuhan karena telah menjadikan saya seorang Argentina.
Hidup Argentina!
*Saya sebenarnya telah menulis pesan ini pada 21 Juli, atau dua hari setelah pertandingan final. Setelah apa yang terjadi dengan ayah saya, keyakinan saya terhadap keputusan ini kini semakin kuat.
Final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol pun menjadi pertandingan terakhir Messi bersama Argentina. Meski gagal mengakhiri turnamen dengan trofi, perjalanan Messi bersama Albiceleste tetap tercatat sebagai salah satu kisah paling sukses dalam sejarah sepak bola internasional.
Messi menjalani debut bersama tim senior Argentina pada 2005. Selama bertahun-tahun, ia mengalami berbagai fase, mulai dari kegagalan di final hingga akhirnya membawa Argentina meraih sejumlah gelar bergengsi.
Alasan Messi Pensiun dari Timnas
Keputusan Messi untuk meninggalkan tim nasional tidak terlepas dari perjalanan panjang dan faktor usia. Messi kini berusia 39 tahun dan telah menjalani karier internasional selama sekitar 21 tahun.
Selain faktor usia, Piala Dunia 2026 menjadi momen penting dalam pertimbangan tersebut. Argentina berhasil mencapai final, tetapi harus mengakui keunggulan Spanyol. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri peluang Messi untuk menutup karier internasional dengan trofi Piala Dunia kedua.
Messi mengakhiri karier internasional dengan 207 penampilan dan 125 gol untuk Argentina, menjadikannya pemegang rekor penampilan sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional.
Messi juga sebelumnya pernah menyatakan pensiun dari timnas pada 2016 setelah Argentina kalah dari Chile dalam final Copa América Centenario. Namun, saat itu ia kembali memperkuat negaranya dan kemudian memasuki periode paling sukses dalam karier internasionalnya.
Prestasi Messi Bersama Timnas Argentina
Perjalanan Messi bersama Argentina akhirnya menghasilkan sejumlah trofi penting. Setelah melewati berbagai kegagalan di turnamen besar, La Pulga berhasil membawa negaranya meraih Copa América 2021.
Kesuksesan tersebut kemudian berlanjut ketika Argentina memenangkan Finalissima 2022 dan Piala Dunia 2022 di Qatar. Pada Piala Dunia tersebut, Messi menjadi pemain penting dalam keberhasilan Argentina mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti pada final.
Argentina kemudian kembali menjadi juara Copa América pada 2024. Messi juga membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia 2026 sebelum akhirnya kalah dari Spanyol.
Dengan pencapaian tersebut, Messi berhasil mengubah perjalanan internasionalnya yang sempat dipenuhi kritik, menjadi salah satu kisah paling sukses dalam sejarah sepak bola Argentina.
Warisan Messi untuk Argentina
Selain mengoleksi trofi, Messi meninggalkan sejumlah rekor luar biasa. Reuters mencatat bahwa ia mengakhiri karier internasional sebagai pemegang rekor penampilan dan gol Argentina dengan 207 caps serta 125 gol.
Messi juga tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan mencatat 34 penampilan di turnamen tersebut. Perjalanan panjang itu membuatnya menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia.
Warisan Messi tidak hanya diukur melalui jumlah gol dan trofi. Ia juga menjadi simbol generasi emas Argentina dan berhasil mengakhiri penantian panjang negara tersebut untuk kembali menjadi juara dunia.
Messi Masih Bermain di Level Klub
Meski Messi pensiun dari timnas, keputusan tersebut bukan berarti ia mengakhiri karier sebagai pesepak bola profesional. Messi masih melanjutkan karier klubnya bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS).
Artinya, penggemar sepak bola masih memiliki kesempatan menyaksikan aksi Messi di level klub. Namun, setelah keputusan tersebut, tidak akan ada lagi penampilan Messi dengan seragam Argentina dalam pertandingan internasional.
Kepergian Messi dari tim nasional sekaligus menandai berakhirnya sebuah era. Selama lebih dari dua dekade, ia menjadi pusat perhatian dan salah satu pemain terpenting dalam sejarah Albiceleste.
Messi pensiun dari timnas Argentina dengan meninggalkan warisan luar biasa berupa gelar Copa América, Finalissima, Piala Dunia, serta rekor 125 gol dan 207 penampilan. Meski perpisahannya tidak ditutup dengan trofi Piala Dunia 2026, perjalanan La Pulga bersama Argentina tetap menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola dunia.