Musim kemarau berkepanjangan membuat sejumlah wilayah Jakarta mengalami kekeringan. Bahkan, Jakarta masuk status “Awas” kekeringan setelah lebih dari 60 hari tanpa hujan.

Juli 2026 menjadi bulan terkering dalam dua tahun terakhir, dengan curah hujan hanya 4,5 mm. Ironisnya, ketika hujan datang, Jakarta justru kerap dilanda banjir. Mengapa air berlimpah saat hujan, tetapi sulit didapat saat kemarau?

Dengan 13% warga Jakarta yang belum mendapat akses air pipa, mungkinkah Jakarta “menabung” air hujan untuk menghadapi musim kemarau?

Baca analisis lengkapnya, “ Ironi Jakarta: Langganan Banjir Kala Hujan, Kekeringan saat Kemarau”, di katadata.co.id. 

Editor : Puja Pratama
Editor Video : M.Rafli
Motion : Nadia Pasha
Videographer : Bayu Surya Octavian 
Produser : Rizza Ch.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.