Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kalimantan Selatan, Minggu (23/8). Dalam pemantauannya, ia melihat sejumlah titik kebakaran telah padam, namun asap masih terlihat dari bawah permukaan lahan.

Raja Juli menyebut, kondisi tersebut terjadi karena pembakaran di lahan gambut tidak sempurna, sehingga menghasilkan lebih banyak asap dan membuat potensi api kembali muncul tetap tinggi. Ia juga mengungkap adanya penambahan 44 hotspot berdasarkan pembaruan data pada pukul 06.00.

“Jadi artinya sungguh tidak mudah memadamkan api. Dan setelah itu, mohon sekali lagi kepada masyarakat yang masih memiliki tradisi untuk melakukan land clearing dengan cara membakar, mohon diselesaikan, jangan dilakukan lagi karena dampaknya luar biasa,” ujar Raja Juli.

Pemerintah terus memperkuat pemadaman karhutla melalui operasi darat dan udara. BNPB juga menambah dukungan water bombing, termasuk dengan mengerahkan armada dari Riau untuk membantu pemadaman di Kalimantan.

#RajaJuli #Kemenhut #Karhutla #Kalimantan
KATADATA - https://www.katadata.co.id

======================================================

#Katadata #KatadataIndonesia

Pantau dan Subscribe Katadata Indonesia.

Instagram : https://www.instagram.com/katadatacoid
Facebook : https://www.facebook.com/katadatacoid/
Twitter : https://twitter.com/katadatacoid
Tiktok : https://www.tiktok.com/@katadatacoid
Spotify : https://spoti.fi/3ipaxGY

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.