ZIGI – Rachel Vennya akhirnya buka suara soal kabur karantina usai pulang dari Amerika Serikat di akhir September 2021. Rachel mengungkapkan bahwa dia memang bersalah dan lalai dalam menjalankan kewajibannya sebagai warga negara Indonesia.
Mantan istri Niko Al Hakim ini membantah bahwa dirinya kabur karantina untuk merayakan ulang tahun di Bali. Rachel juga mengaku malu dan membahas soal privilege yang ia miliki sebagai seorang selebgram terkenal. Simak beberapa pengakuan Rachel Vennya di bawah ini!
Baca Juga: Sindir Duta Karantina, Nikita Mirzani Sebut Rachel Vennya 2 Kali Kabur
1. Rachel Vennya Akui Tidak Karantina
Rachel Vennya mengakui bahwa dirinya tidak melakukan karantina usai melakukan perjalanan dari Amerika Serikat. Ia mengatakan sampai ke Indonesia pada 17 September dan seharusnya karantina hingga 25 September 2021.
“Betul, aku pulang dari Amerika dan aku gak menjalani karantina seperti yang seharusnya pemerintah anjurkan,” kata Rachel pada Boy William dikutip Zigi.id dari YouTube BW pada Senin, 18 Oktober 2021.
Dia juga menegaskan bahwa tidak pernah karantina di Wisma Atlet seperti rumor yang telah beredar. Rachel membantah bahwa dia meminta satu kamar dengan pacarnya, Salim Nauderer saat karantina di Wisma Atlet.
“Aku tidak karantina sama sekali di Wisma Atlet. Jadi aku, tidak minta sekamar juga karena emang kenyataannya aku gak karantina sama sekali,” sambung Rachel.
2. Alasan Rachel Vennya Tidak Karantina
Rachel menuturkan bahwa alasan tidak karantina karena rindu dengan kedua anaknya. Dia mengatakan alasan tersebut tidak bisa dibenarkan dan Rachel mengaku salah.
“Perlakuan aku ini salah dan gak ada pembenaran sama sekali. Alasan aku juga gak bisa dibenarkan sama sekali, alasan aku juga gak bisa diterima. Tapi alasan aku ini memang karena aku pengen ketemu sama anak-anak. Tapi itu bukan alasan yang tepat,” sambung Rachel Vennya.
3. Rachel Vennya Bahas Soal Privilege
Boy William mengatakan bahwa Rachel Vennya memakai privilege karena dirinya seorang artis. Namun, Rachel membantahnya dengan mengatakan bahwa dia salah karena tidak menjalani karantina.
“Aku gak merasa bahwa itu privilege aku. Gak ada yang bilang ‘aku Rachel Vennya makanya bisa skip karantina’ itu gak ada. Emang sebagai manusia aku salah dan aku lalai dalam melakukan kewajiban aku sebagai warga negara Indonesia. Malu banget sih,” kata Rachel dengan suara yang lirih.
4. Rachel Vennya Bantah Kabur Karantina karena Pesta Ultah
Beberapa hari lalu beredar kabar bahwa Rachel Vennya tidak menjalani karantina untuk mengadakan pesta ulang tahunnya yang ke-26 di Bali pada 23 September 2021. Namun, Rachel mengatakan dia memang pergi ke Bali namun dua hari setelah ulang tahunnya dan tepat di hari terakhir masa karantinanya selesai.
“Kalau narasinya aku kabur karantina untuk merayakan ulang tahun aku di Bali, itu enggak seperti itu. Tapi kabur karantina betul,” ujar Rachel.
Dia pergi ke Bali bersama kedua anaknya. Boy William menanyakan mengapa anak-anaknya tersebut bisa ikut sedangkan pemerintah memberlakukan bahwa untuk anak di bawah 12 tahun tidak bisa berpergian karena pandemi Covid-19.
“Aku bisa bawa anak-anak aku karena tanggal 26 September itu aku ada kerja sama dengan travel agent untuk YouTube. Dimana aku membawa seluruh keluarga aku. Disitu akhirnya aku mendapatkan surat tugas dari travel agent tersebut bahwa izin untuk terbang bersama anak-anakku. Izin itu disetujui sama maskapainya,” sambung Rachel.
5. Rachel Vennya Bahas Jadi Duta Karantina
Rachel Vennya mengungkapkan bahwa dia tidak pernah ditawarkan atau menawarkan diri menjadi duta karantina. Menurutnya, jika menjadi duta karantina Rachel akan jatuh ke kesalahan yang ia perbuat.
“Ada yang bilang setelah ini aku jadi duta karantina atau duta Covid-19. Aku gak pernah dapat tawaran tersebut dari manapun, tidak pernah ada diskusi tentang itu dan tidak pernah ada inisiatif untuk melakukan itu,” kata Rachel.
6. Rachel Vennya Belajar Tidak Egois dari Kasus Ini
Rachel terus menuturkan bahwa dirinya malu dengan kasus ini. Pasalnya, nama Rachel beberapa hari belakangan menjadi trending topic di Twitter. Namun dari kasus ini pula Rachel belajar agar tidak egois dan sombong.
“Aku belajar buat gak egois, belajar buat gak sombong. Aku akui kalau aku sombong,” kata Rachel Vennya.
7. Rachel Vennya Minta Maaf
Di akhir video, Rachel Vennya meminta maaf pada publik dan pihak yang terlibat dalam menangani kasusnya. Dia mengatakan bahwa sudah banyak pihak yang menghubunginya untuk meminta klarifikasi, namun Rachel belum siap mental untuk berbicara.
“Aku minta maaf lagi dan akan selalu minta maaf terus, terutama sama orang-orang yang berjuang melawan Covid-19. Aku minta maaf membuat kegaduhan ini semua. Aku minta maaf sama semua orang, apalagi yang terlibat menangani kasus aku sekarang, merepotkan mereka,” kata Rachel.
“Aku itu siap untuk menerima sanksi dan konsekuensi yang terjadi ke depan. Aku akan jalani itu semua,” imbuhnya.
Rachel Vennya menegaskan bahwa dia tidak ingin ada yang mencontoh perilakunya tersebut. Seperti diketahui bahwa Rachel, Salim Nauderer dan manajernya yakni Maulida Khairunnisa akan menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Kamis, 21 Oktober 2021.
Baca Juga: Kabar Terbaru Kasus Rachel Vennya, Diperiksa Polisi hingga Ibu Dihujat