Rapper Pria Inisial A Diduga Merekam Model Wanita Secara Ilegal

@defreal1217/Instagram
Uber Def
Penulis: Yasmin Karnita
5/8/2021, 15.02 WIB

ZIGI – Ramai diperbincangkan seorang rapper Korea berinisial ‘A’ diduga merekam model wanita secara ilegal saat berada di ruang ganti lokasi syuting. Spekulasi tersebut kini mengarah ke Uber Def.

Menurut laporan dari Nocut News pada Kamis, 5 Agustus 2021, sang rapper akhirnya diselidiki pihak kepolisian usai dituding tertangkap basah merekam model wanita di sebuah ruang ganti ketika melakukan syuting video klip. Simak rincian penjelasannya lewat artikel berikut.

Kronologi Rapper Inisial ‘A’ Diduga Merekam Model Wanita Secara Ilegal


Source: Allkpop

Laporan tersebut menyatakan bahwa selama syuting sebuah video musik (MV) yang berlangsung pada bulan Juni tahun 2020 lalu di pulau Jeju, rapper 'A' menempatkan kamera ilegal di dalam ruang ganti, yang kemudian digunakan oleh dua model wanita berusia sekitar 20 tahunan. 

Kedua model tersebut dicasting untuk tampil di MV, dan kamera dikatakan telah menangkap kedua korban ini sedang mengganti pakaian mereka.

'A' kemudian dilaporkan ke polisi oleh sang sutradara video musik. Namun, 'A' saat ini menyangkal bahwa ia sengaja menempatkan kamera di ruang ganti, mengklaim bahwa itu dipasang di sana secara kebetulan.

Sosok Rapper Inisial ‘A’ adalah Uber Def?

Terungkap bahwa sosok rapper inisial ‘A’ yang sedang diselidiki polisi adalah Uber Def. Dalam pernyataan resmi, orang yang melaporkan Uber Def ke pihak berwajib adalah sutradara dari MV tersebut.

Disebutkan bahwa sang sutradara mengancam Uber Def atas dugaan merekam secara ilegal. Lalu Uber Def membela diri, bahwa kamera yang dia gunakan itu tidak disembunyikan melainkan diletakkan di area terbuka. Kebetulan, dua model wanita secara itu tiba-tiba muncul dan mengganti pakaian saat kamera masih merekam. 

Uber Def Bantah Seluruh Tudingan

Uber Def bernama asli Yoon Kyung Min telah membantah semua klaim kejahatan kamera tersembunyi. Pada musim panas tahun 2020, Uber Def menjalani syuting video klip di Pulau Jeju bersama dua model wanita dan seorang sutradara. Namun akhirnya, video klip tersebut tidak jadi dirilis.

Selepas menyelesaikan syuting, Uber Def mengklaim bahwa dia langsung menerima ancaman melalui sebuah aplikasi chat ketika sang sutradara menemukan video dua model wanita berganti pakaian. Sang sutradara juga mengiriminya foto Uber Def setengah telanjang, yang diambil selama pembuatan video klip.

“Pertama, foto di mana foto setengah telanjangku diambil adalah ruang di lokasi syuting, di mana kau bisa memperbaiki riasanmu. Itu adalah bagian dari lokasi syuting. Kau tidak dapat mengubah ruang itu dan ada kamar lain hanya untuk perempuan di mana dua model berganti pakaian. Aku ingin menekankan bahwa lokasi pertama (di foto) jelas bukan ruang ganti perempuan,” tulisnya.

Uber Def melanjutkan dengan menjelaskan bahwa dia sama sekali tidak berniat memfilmkan dua model wanita itu. Dia mengklaim bahwa itu merupakan ketidaksengajaan, saat dia sedang mengotak-atik kamera. 

Uber Def lantas menjelaskan bahwa sang sutradara MV tampak memiliki dendam kepadanya sehingga menuding hal demikian. Sang rapper menyebutkan bahwa sutradara MV telah merilis sebuah diss rap yang liriknya berisikan tudingan kepada Uber Def merupakan seorang penjahat seksual. Hingga artikel ini ditulis, kasus ini masih diselidiki oleh pihak kepolisian. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.