ZIGI – Perayaan Natal di berbagai negara di dunia pada dasarnya sama. Hari raya umat Kristiani tersebut biasa diisi dengan bersembahyang, menyanyikan lagu-lagu Natal, menghias pohon Natal, berkumpul bersama keluarga dan lain sebagainya.
Akan tetapi, pernahkah kamu berpikir bahwa berbagai negara mempunyai tradisi Natal yang berbeda-beda dan cukup unik? Nah, di bawah ini Zigi.id telah merangkum sederet tradisi unik perayaan Natal di beberapa negara mulai dari Eropa, Asia, hingga Afrika.
Penasaran apa saja tradisi unik merayakan Hari Natal tersebut? Tanpa panjang lebar lagi, yuk simak ulasannya sampai habis ya!
Baca Juga: 5 Negara Hidangkan Makanan Khas Rayakan Natal
1. Swedia
Tradisi unik perayaan Natal yang pertama kita mulai dari Swedia. Negara dari benua Eropa ini mempunyai Kambing Yule yang telah menjadi simbol Natal sejak adanya festival pagan kuno. Melansir dari Country Living, Senin, 20 Desember 2021, pada tahun 1966 tradisi ini mengalami pembaruan setelah seseorang muncul dengan ide unik untuk membuat kambing jerami raksasa, yang sekarang disebut sebagai Kambing Gavle.
Patung kambing yang hanya ada ketika Natal tersebut memiliki tinggi lebih dari 42 kaki, lebar 23 kaki, dan berat 3,6 ton. Setiap tahun, kambing besar dibangun di tempat yang sama yakni di Sodra Kungsgatan, Swedia di mana penggemar kini bisa menonton live streaming pembuatannya mulai dari Minggu pertama Adven sampai setelah tahun baru ketika kambing itu diturunkan.
2. Islandia
Di Islandia, setiap malam sebelum Hari Raya Natal tiba, anak-anak kecil akan dikunjungi oleh 13 Yule Lads, monster fiksi yang digunakan untuk memberi pesan agar selalu berperilaku baik. Biasanya setelah meletakkan sepatu mereka di dekat jendela, anak-anak kecil akan naik ke atas untuk tidur.
Karakter cerita rakyat yang biasa disebut Santa Claus-nya Islandia ini kemudian akan membagikan hadiah yang mempunyai makna di baliknya. Di pagi hari, jika anak-anak menerima permen maka itu merupakan kabar baik dan jika mendapat sepatu penuh kentang busuk artinya buruk.
3. Portugal dan Brazil
Sebagai negara yang mempunyai kesamaan sejarah, setiap keluarga di Brasil dan Portugal akan berkumpul pada malam Natal untuk makan hingga pukul 10 malam. Kemudian tepat pada tengah malam, mereka bertukar hadiah, bersulang, dan saling mengucapkan ‘Selamat Natal’.
Tradisi kemudian dilanjutkan dengan misa tengah malam yang disebut dengan istilah Missa Do Galo (Misa Ayam). Dalam kesempatan inilah mereka akan bertemu dengan tetangga dan keluarga besar untuk mengucapkan selamat musim liburan. Perayaan ini sering dimeriahkan dengan pesta kembang api di alun-alun kota.
4. Filipina
Tradisi unik perayaan Natal yang berikutnya berasal dari Asia tepatnya Filipina. Di negara tetangga Indonesia ini, terdapat tradisi unik bernama Ligligan Parul (festival lentera raksasa) yang rutin diadakan setiap tahun di Kota San Fernando.
Festival ini akan menampilkan parol (lentera) yang menyilaukan dan melambangkan Bintang Betlehem. Setiap parol terdiri dari ribuan lampu berputar yang menerangi langit malam hingga membuat San Fernando mendapat julukan sebagai Ibukota Natal Filipina.
5. Selandia Baru
Di negara Selandia Baru, juga terdapat perayaan Natal yang cukup unik dan lain daripada yang lain. Biasanya, tradisi mereka akan berpusat di suatu pantai di mana keluarga dan teman berkumpul untuk memasak makanan laut segar, daging, dan berbagai jenis sayuran dengan santai.
Pohon Natal Selandia Baru dikenal dengan istilah Pohutukawa, yang diambil dari nama pohon di tepi pantai berwarna merah cerah yang mekar pada bulan Desember. Pohon inilah yang memberikan keteduhan selama hari-hari cerah saat masyarakat Selandia Baru menyanyikan lagu-lagu Natal dalam bahasa Inggris dan Maori.
6. Afrika Selatan
Menyeberang ke benua Afrika, terdapat tradisi unik perayaan Natal di Afrika Selatan. Di negara ini, sebagian besar keluarga akan berkumpul untuk memasak pada hari yang dikenal dengan istilah braaing.
Masyarakat Afrika Selatan biasanya akan memasak steak yang diasinkan dan sosis boerewors yang disajikan sebagai hidangan utama dan diikuti dengan hidangan penutup seperti puding malva. Kemudian untuk pohon Natal cemara tradisional, mereka akan menghiasinya dengan berbagai pernak-pernik termasuk ornamen manik-manik tangan ala Afrika.
7. Mexico
Di Amerika Latin tepatnya Mexico, anggota gereja akan memakai Pastorelas (Drama Gembala) untuk menceritakan kembali kisah Natal. Musim Natal di negara yang terkenal akan koboinya ini dimulai pada awal Desember dengan tradisi Las Posadas, sebuah pawai keagamaan yang menampilkan kembali perjalanan Maria dan Yusuf.
Selain itu, mereka juga akan menggunakan bunga poinsettia merah cerah yang dimanfaatkan untuk mendekorasi perayaan Natal di seluruh negeri. Adapun salah satu daerah yang cukup meriah ketika merayakan parade Natal dan Tahun Baru tradisional terletak di Chilpancingo, negara bagian Guerrero, Mexico.
Itu dia beberapa tradisi unik perayaan Natal dari berbagai negara di seluruh dunia. Semoga, momen Natal tahun ini bisa membawa kedamaian untuk kita semua.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Permainan yang Bikin Libur Natal Makin Seru