Karier Stephanie Matto sebagai Penjual Kentut Berakhir di UGD
ZIGI – Stephanie Matto mungkin menjadi satu dari sekian banyak orang di dunia ini yang memiliki pekerjaan nyeleneh. Setelah menjadi bintang reality TV 90 Day Fiance, Matto banting stir dengan menjadi penjual kentut yang ia jajakan melalui internet.
Tepatnya di situs dewasa Unfiltrd, Matto bisa menghasilkan ratusan ribu dollar hanya dengan jualan benda bau yang dimasukkan ke dalam toples. Namun karena pekerjaannya tersebut, kini ia dikabarkan harus masuk rumah sakit akibat masalah kesehatan.
Bagaimana awal mula Stephanie Matto merasakah gangguan di tubuhnya hingga dilarikan ke sebuah rumah sakit? Yuk, langsung saja simak berita selengkapnya di bawah ini.
Dikira Serangan Jantung
Melansir dari Ifl Science, pernah suatu ketika Stephanie Matto mampu mengisi 97 toples berisi kentutnya selama dua hari demi memenuhi permintaan pelanggan. Untuk mendapatkan kentut sebanyak itu, ia membuat ramuan protein shake yang bisa membuat kentutnya semakin bau.
Akan tetapi tanpa disadari, makanan yang dikonsumsinya itu memiliki efek yang kurang menyenangkan di perutnya. Dalam waktu dua bulan setelah memulai proyek aneh tersebut, dia terpaksa menyerah karena masalah kesehatan.
"Saya ingat dalam satu hari saya minum sekitar tiga protein shake dan semangkuk besar sup kacang hitam. Saya tahu ada sesuatu yang tidak beres malam itu ketika saya berbaring di tempat tidur dan saya bisa merasakan tekanan di perut saya yang bergerak ke atas,” katanya kepada Jam Press dikutip Zigi.id dari Ifl Science, Jumat, 7 Januari 2022.
Matto merasa sangat sulit untuk bernapas dan setiap kali mencoba bernapas, ia merasakan sensasi cubitan kuat di sekitar jantungnya. Dia mengira telah mengalami serangan jantung hingga dilarikan ke rumah sakit dengan seorang temannya.
"Dijelaskan bahwa apa yang saya alami bukanlah stroke atau serangan jantung, tetapi nyeri gas yang sangat hebat. Saya disarankan untuk mengubah pola makan dan minum obat penekan gas, yang secara efektif mengakhiri bisnis saya," tambahnya.
Namun ternyata, ide bisnisnya tidak berakhir. Matto berniat menjual "guci kentut digital" yang akan tersedia sebagai Token Non-Fungible (alias NFT) dan dijual dengan tagline "jadilah bagian dari sejarah dengan koleksi NFT Guci Kentut generatif pertama – Bayangkan baunya!"
Keuntungan Stephanie Matto Jualan Kentut
Pada bulan Desember 2021, Stephanie Matto telah berhasil menjual kurang lebih 175 toples kentut dengan total keuntungan hampir $100 ribu atau sekitar Rp1,4 miliar. Ia menuturkan, ide bisnis tersebut berawal dari keinginan fans yang ingin membeli barang-barang yang dimilikinya mulai dari pakaian dalam, rambut, dan lain sebagainya.
Adapun makanan yang ia konsumsi setiap hari demi memproduksi kentut didominasi bahan-bahan yang mengandung protein. Sembari menunggu perutnya memproduksi kentut, ia selalu mengalokasikan waktunya untuk membaca buku.
"Saya suka menggulung sesuatu dengan kacang-kacangan, muffin protein, kadang-kadang bahkan yogurt (lebih sedikit gula lebih baik), beberapa telur rebus," katanya dalam sebuah di video Instagram.
Stephanie Matto menambahkan, pelanggan-pelanggan yang bersedia membeli kentutnya mayoritas adalah kolektor barang-barang aneh. Bagaimana menurutmu, tertarik mengikuti bisnis nyeleneh Stephanie Matto?