7 Keajaiban Dunia Terbaru Menurut NOWC, Candi Borobudur Tidak Termasuk
ZIGI – Candi Borobudur yang berada di Magelang, Jawa Tengah disebut-sebut tak pernah masuk dalam daftar tujuh keajaiban dunia atau 7 Wonders of the World. Klaim ini sebagaimana dikatakan oleh YouTuber Leo Edwin dalam salah satu unggahannya di media sosial.
Berbicara tentang 7 keajaiban dunia, berikut ini Zigi.id bagikan daftarnya sekaligus fakta bahwa Candi Borobudur tak pernah masuk kategori tersebut. Seperti apa penjelasannya? Simak sampai habis artikel ini ya.
Baca Juga: Tarif Candi Borobudur Batal Naik, Tapi Ada Syarat dan Aturan Baru
Penentuan 7 Keajaiban Dunia
Perlu diketahui, penentuan tujuh keajaiban dunia yang merangkum bangunan-bangunan sisa peradaban di masa lalu tidak ditentukan oleh lembaga resmi dari UNESCO. Penentuannya dilakukan melalui survei yang digagas oleh Yayasan New Open World Corporation (NOWC).
Yayasan tersebut mengolah 100 juta responden dari seluruh dunia untuk memilih tujuh kandidat bangunan yang bakal masuk dalam 7 Wonders of the World. Sistem survei yang dipakai menggunakan metode poling suara terbanyak untuk menentukan bangunan keajaiban dunia.
Akibatnya cara tersebut banjir kritikan karena tempat yang mendapat banyak suara pasti bisa masuk dalam daftar keajaiban dunia.
Dalam situsnya tersebut, NOWC juga menuliskan ‘2000 tahun setelah 7 keajaiban kuno ditetapkan, kami menciptakan memori global lagi dengan 7 keajaiban dunia baru’. Lalu bangunan apa saja yang tahun 2022 ini masuk dalam kategori tujuh keajaiban dunia?
Tembok Raksasa China, Tiongkok
Membentang sepanjang 8.850 km, Tembok Raksasa (Tembok Besar) China masuk dalam jajaran tujuh keajaiban dunia pertama kali pada tahun 1987. Tembok ini dibangun untuk membatasi wilayah, benteng pertahanan hingga jalur komunikasi.
Tembok Besar China dibangun sekitar abad ke 7 SM dan melalui tiga dinasti. Pembangunan dimulai pada era Dinasti Qin, Dinasti Han dan diselesaikan pada masa Dinasti Ming.
Chichen Itza, Meksiko
Bangunan kiuno Chichen Itza berada di Semenanjung Yucatan, Meksiko dan dibangun oleh Suku Maya pada abad ke 9 dan 10 Masehi. Bangunan ini terpilih menjadi salah satu bagian 7 Wonders of the World pada tahun 2007.
Tempat ini dulunya biasa digunakan sebagai persembahan ketika kekeringan melanda. Suku Maya tinggal di Chichen Itza selama 200 tahun dan pernah menjadi pusat ekonomi-politik.
Petra, Yordania
Selanjutnya ada bangunan bersejarah Petra yang ada di Ma'an, Yordania. Tempat ini masuk dalam daftar tujuh keajaiban dunia dan warisan dunia UNESCO pada 6 Desember 1985. Diperkirakan Petra yang merupakan pahatan tebing berbatu dibangun masa awal tahun 312 SM.
Machu Picchu, Peru
Tujuh keajaiban dunia yang selanjutnya adalah Machu Picchu yang berada di Peru. Machu Picchu merupakan bangunan kuno yang ditemukan pada tahun 1911 oleh Hiram Bingham.
Lokasinya berada di wilayah pegunungan dengan ketinggian sekitar 2.350 meter di atas permukaan laut (mdpl). Machu Picchu merupakan simbol Kerajaan Inka yang paling terkenal dan dibuat sekitar tahun 1450 M.
Patung Yesus Kristus, Brazil
Patung Yesus Kristus atau Christ the Redeemer adalah patung Yesus terbesar di dunia yang dibangun di Corcovado di Rio de Janeiro, Brazil. Patung ini masuk dalam tujuh keajaiban dunia karena memiliki ketinggian mencapai 38 meter dan terletak di ketinggian 710 meter di Taman Nasional Hutan Tijuca.
Rencana pembuatan patung dimulai sejak tahun 1850-an ketika Imam Katolik Pedro Maria Boss meminta bantuan Putri Isabel untuk membangun sebuah monumen keagamaan. Setelah sempat tertunda, patung ini akhirnya terealisasi pada tahun 1926 dan dibuat dari beton dan dilapisi enam juta ubin.
Koloseum, Italia
Koloseum (Colosseum) di Italia merupakan peninggalan kekaisaran Romawi yang dahulu digunakan sebagai arena pertandingan gladiator. Kini bangunan bersejarah tersebut telah masuk ke dalam 7 keajaiban dunia selama bertahun-tahun.
Nama bangunan Colosseum diambil dari patung Colossus yang merupakan merupakan perumpamaan dari Sol (dewa matahari). Dulunya bangunan ini mampu menampung 50 ribu penonton gladiator.
Taj Mahal, India
Tujuh keajaiban dunia menurut Yayasan New Open World Corporation (NOWC) yang terakhir adalah Taj Mahal di India. Bangunan ini dibangun atas inisiasi Kaisar Mughal Shah Jahan untuk istrinya, Arjumand Banu Begum.
Pada tahun 1631 bangunan tersebut didirikan untuk pemakaman istri ketiga Shah Jahan setelah melahirkan putrinya Gauhara Begum. Taj Mahal ditetapkan sebagai situs warisan UNESCO pada tahun 1983.
Alasan Borobudur Tak Masuk
Jika merujuk pada data yang dirilis NOWC, Candi Borobudur selalu kalah dalam survei pemilihan 7 keajaiban dunia. Namun kuil peninggalan peradaban agama Budha ini terdata sebagai situs warisan dunia menurut UNESCO sejak tahun 1995, 2003, 2004, 2005, 2006, 2009 sampai sekarang.
UNESCO selama ini tidak memiliki kaitan dengan yayasan NOWC dalam melakukan survei. Oleh sebab itu, badan di bawah naungan PBB tersebut tidak bertanggung jawab terhadap klaim yang dilakukan NOWC.
Candi bercorak Budha terbesar di dunia tersebut ditemukan oleh Sir Thomas Stanford Raffles. Menurut penelitian, Candi Borobudur dibangun ketika pemerintahan dinasti Syailendra dan berada di puncak bukit yang dibangun antara 780 dan 840 M.
Baca Juga: Viral, Leo Edwin Sebut Borobudur Tak Pernah Jadi 7 Keajaiban Dunia