Soal Saham GoTo, Begini Prediksi Para Analis

Image title
Oleh Sahistya Dhanesworo - Tim Publikasi Katadata
19 Desember 2022, 14:55

Dalam beberapa minggu terakhir, saham GOTO menjadi sorotan. Kinerja saham emiten decacorn teknologi ini mengalami tekanan setelah berakhirnya masa penguncian (lock-up) saham.

Meski demikian, sejumlah perusahaan sekuritas memproyeksikan bahwa saham GoTo berpotensi meningkat di kisaran Rp150-Rp230 dalam rentang waktu 12 bulan ke depan.

Proyeksi tersebut dituangkan dalam laporan yang dirilis dalam rentang waktu 21 November 2022 sampai 16 Desember 2022. Beberapa perusahaan sekuritas tersebut adalah UBS, BNI Sekuritas, Ciptadana Sekuritas Asia, Mandiri Sekuritas dan Jeffries.

Mengutip laporan UBS, sejumlah faktor yang melatarbelakangi potensi naiknya saham yakni GoTo masih akan menjadi pemimpin di pasar sektor digital dan saham GoTo berada di zona positif.

Indikator lainnya adalah akan ada proyeksi kenaikan total nilai penjualan pada 2023 sebesar 16 persen dan ada kenaikan pengguna aktif bulanan Tokopedia sebesar 20 persen. Kepemilikan kas GoTo juga diproyeksikan cukup untuk menuju profitabilitas.

Analis dari UBS Navin Killa, Marissa Putri, dan Joshua Tanja, dalam laporan yang dirilis pada 12 Desember 2022 mengungkap bahwa GoTo juga akan diuntungkan dari meningkatnya aktivitas online yang berkelanjutan di masa depan.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.