Mantan Dirut BNI dan Dirjen Pajak Ditunjuk Jadi Komisaris BRI

Keberadaan orangorang lama sebagai Direksi BRI dinilai akan memperkokoh perseroan dalam pendanaan sektor mikro dan juga usaha kecil dan menengah UKM
Aria W. Yudhistira
19 Maret 2015, 18:25
Katadata
KATADATA
Mantan Dirjen Pajak Fuad Rahmany.

KATADATA ? Tiga mantan menteri dan Direktur Jenderal Pajak diangkat sebagai anggota dewan komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Rapat umum pemegang saham (RUPS) juga menunjuk mantan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Gatot M. Suwondo sebagai komisaris.

Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar ditunjuk sebagai Komisaris Utama BRI. Sebelumnya Mustafa merupakan Wakil Komisaris Utama sejak 2012.

Selain dia, mantan Menteri Lingkungan Hidup Sonny Keraf juga diangkat sebagai Komisaris Independen. Sementara mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhiyaksa Dault bertahan di posisi komisaris yang didudukinya sejak 2010.

Selain mantan menteri, bekas Dirjen Pajak Fuad Rahmany juga ditunjuk sebagai Komisaris Independen. Begitu pula mantan Direktur Utama BNI Gatot M. Suwondo yang diangkat sebagai komisaris.

Advertisement

Di jajaran direksi, RUPS mayoritas diisi orang dalam BRI, kecuali posisi Wakil Direktur Utama yang diduduki mantan Direktur Bank Mandiri Sunarso. Dalam RUPS, posisi Asmawi Syam dikokohkan sebagai Direktur Utama dari sebelumnya berstatus pelaksana tugas (Plt).

Asmawi Syam mengatakan, keberadaan orang-orang lama sebagai Direksi BRI akan memperkokoh perseroan dalam pendanaan sektor mikro dan juga usaha kecil dan menengah (UKM).

Bahkan pada 2015, pihaknya menargetkan pertumbuhan kredit sektor mikro dan retail sebesar 17 persen sampai 19 persen. Selain itu BRI juga mengincar kredit korporasi di sektor-sektor yang dapat menumbuhkan UKM.

?Seperti untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) sebagai moda kendaraan murah yang dapat mengangkut usahawan UKM,? katanya di Gedung BRI, Jakarta, Kamis (19/3).

Selain itu Perseroan juga membagi-bagikan deviden yang telah ditetapkan sebesar 30 persen dari laba bersih BRI tahun buku 2014, yakni sebesar Rp 7,27 triliun. Seperti diketahui BRI mencetak laba bersih pada 2014 sebesar Rp 24,2 triliun.

?Sedangkan 11 persen akan digunakan untuk cadangan tujuan untuk mendukung investasi,? kata Asmawi.

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama : Mustafa Abubakar
  • Wakil Komisaris Utama : Gatot Trihargo
  • Komisaris Independen : Fuad Rahmany
  • Komisaris Independen : Ahmad Fuad
  • Komisaris Independen : Adhyaksa Dault
  • Komisaris Independen : Sony Keraf
  • Komisaris : Vincentius Sony Loho
  • Komisaris : Jeffry W. Wurangian
  • Komisaris : Gatot M. Soewondo

Dewan Direksi

  • Direktur Utama : Asmawi Syam
  • Wakil Direktur Utama : Sunarso
  • Direktur : Djarot Kusumayakti
  • Direktur : Gatot Mardiwasisto
  • Direktur : A. Toni Soetirto
  • Direktur : Randi Anto
  • Direktur : Susy Liestiowaty
  • Direktur : Zulhelfi Abidin
  • Direktur : Donsuwan Simatupang
  • Direktur : Haru Koesmahargya
  • Direktur : Mohammad Irfan

Reporter: Ameidyo Daud Nasution
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait