Ragam Langkah Jokowi Meredam Covid-19

Kebijakan pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19 salah satunya dengan realokasi anggaran kementerian.
Andrea Lidwina
Oleh Andrea Lidwina
25 Maret 2020, 07:55

Presiden Joko Widodo menetapkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2020 dan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2020 untuk mempercepat penanganan coronavirus disease atau Covid-19.

(Baca: Jaga Daya Beli Masyarakat, Jokowi Rilis Sembilan Kebijakan Bantuan)

Salah satunya adalah realokasi anggaran kementerian dan lembaga hingga Rp 62,3 triliun. Sedangkan, pemerintah daerah bisa melakukannya dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana kas daerah. Lalu impor alat kesehatan akan dipermudah. Caranya dengan mengalihkan perizinan impor ke Gugus Tugas Covid-19.

(Baca: Akses Keluar-Masuk Papua Ditutup Sementara Karena Virus Corona)

Jokowi juga menginstruksikan pemberian insentif sebesar Rp 5-15 juta dan santunan kematian sebesar Rp 300 juta bagi para tenaga kesehatan di wilayah berstatus darurat virus corona. (Baca: Cegah Penyebaran Covid-19, antara Social Distancing atau Lockdown)

Sebelumnya, pemerintah telah melakukan beberapa langkah strategis. Pertama, mengubah Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta menjadi RS Darurat Corona berkapasitas 3 ribu pasien. Kedua, mengimpor alat kesehatan dari Tiongkok, seperti alat rapid test. Ketiga, menyiapkan fasilitas isolasi pasien di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu dan Pulau Galang, Batam.info

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.