Dunia di Ambang Krisis Ekonomi Terburuk

IMF memperkirakan resesi akibat Covid-19 lebih buruk dibandingkan krisis-krisis ekonomi sebelumnya.
Image title
29 April 2020, 09:48

Pandemi Covid-19 telah mengubah dunia secara dramatis. Dari masalah kesehatan kemudian berkembang ke krisis ekonomi global. Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan resesi saat ini lebih parah dari krisis-krisis sebelumnya.

(Baca: Modal Domestik Topang Investasi Kala Pandemi)

Pada krisis 2009, pertumbuhan ekonomi global masih sebesar -0,1%. Satu dekade setelahnya, meningkat di angka 2,9%. Pandemi Covid-19 memukul perekonomian dunia, sehingga tahun ini diprediksi merosot ke -3%. (Baca: Posisi Kesiapan Indonesia di Dunia Hadapi Ledakan Covid-19)

Resesi tahun 2020 akan lebih parah karena sebagian negara akan menghadapi krisis berlapis. Persoalan tersebut ditengarai karena menurunnya aktivitas ekonomi karena pemberlakukan pembatasan sosial dan karantina wilayah.

(Baca: Kematian akibat Corona di AS Lampaui Korban Perang Vietnam)

“Besar dan cepatnya keruntuhan aktivitas yang mengikuti belum pernah kita alami selama ini. Krisis ini berbeda, artinya adanya ketidakpastian dari dampak yang akan berimbas pada kehidupan dan mata pencaharian masyarakat,” ujar ekonom IMF Gita Gopinath pada Selasa (14/4) lalu.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.