Panduan Bersekolah di Era Normal Baru

Hanya daerah yang masuk zona hijau boleh membuka sekolah. Itu pun harus memenuhi sejumlah persyaratan.
Dwi Hadya Jayani
Oleh Dwi Hadya Jayani
19 Juni 2020, 08:27

Pemerintah memutuskan tetap melaksanakan tahun ajaran baru 2020/2021 yang dimulai pada 13 Juli 2020. Namun tidak semua daerah dapat melaksanakan kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah. Hanya daerah dengan kategori zona hijau yang boleh menggelar kegiatan di sekolah.

(Baca: Polemik Bersekolah Saat Normal Baru)

(Baca: Pro-Kontra Normal Baru di Pusat Perbelanjaan)

Zona hijau adalah area yang memiliki risiko rendah penularan Covid-19. Hingga 15 Juni 2020, hanya ada sekitar 85 kabupaten/kota yang berada di zona ini. Sementara sisanya, sebanyak 429 kabupaten/kota belum diperkenankan untuk belajar tatap muka. Kegiatan belajar hanya dilakukan secara virtual.

(Baca: Ahli Epidemiologi: Jawa Masuki Fase Rawan Corona pada Juli-September)

(Baca: Menghitung Waktu Tepat Memasuki New Normal)

Kendati kegiatan di sekolah sudah diperbolehkan, tetapi ada syarat yang mesti dipenuhi. Pertama, terdapat izin dari pemerintah daerah atau kantor wilayah/kantor kementerian agama. Kedua, terdapat persetujuan dari orang tua atau wali murid untuk melakukan pembelajaran tatap muka di lingkungan sekolah. Ketiga, telah memenuhi daftar periksa dan sekolah siap untuk memfasilitasi sarana yang dibutuhkan untuk mencegah penularan virus.

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.